SPONSORED

Steiner Akui Terlalu Lama Pimpin Haas, Buka Peluang Comeback F1

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Steiner Akui Terlalu Lama Pimpin Haas, Buka Peluang Comeback F1 TO NEWS OVERVIEW
Steiner believes he stayed with Haas for 'two years too long' © XPB Images

Guenther Steiner, mantan bos tim Haas F1, akhirnya buka suara soal masa lalunya di Formula 1. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan High Performance Podcast, Steiner mengaku bahwa dirinya bertahan terlalu lama di kursi kepemimpinan tim asal Amerika tersebut.

Steiner, yang menjadi tokoh kunci di balik berdirinya Haas pada akhir 2000-an, mengakui hubungannya dengan pemilik tim, Gene Haas, semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Puncaknya, ia merasa bertahan dua tahun terlalu lama. "Saya pikir saya bertahan dua tahun terlalu lama," ujarnya.

Momen krusial terjadi pada musim 2023 yang buruk. Steiner saat itu mendesak agar tim mengorbankan musim tersebut demi fokus membangun mobil yang lebih kompetitif untuk tahun berikutnya. Meski rencana itu dijalankan dan performa 2024 membaik, Steiner justru tidak dipertahankan. Posisinya digantikan oleh Ayao Komatsu.

Peter Crolla: Tantangan Membangun Tim Cadillac dari Nol
Baca JugaPeter Crolla: Tantangan Membangun Tim Cadillac dari Nol

Steiner mengakui bahwa ia seharusnya bisa lebih baik dalam meyakinkan pemilik tim tentang visinya. "Apa yang seharusnya saya lakukan adalah meyakinkan pemilik untuk melakukan, atau menjual visi saya lebih baik agar mereka mau melakukannya," katanya. Namun, ia juga merasa lega ketika keputusan diambil dari tangannya. "Saya cukup senang itu terjadi karena saya tidak setuju dengan arah tim," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Setelah meninggalkan F1, Steiner kini terjun ke MotoGP dengan memimpin konsorsium yang memiliki Tech3. Meski begitu, pria asal Italia tersebut membuka peluang untuk kembali ke F1 jika ada proyek yang menarik. "Saya akan kembali jika ada proyek yang saya suka," tegasnya dalam Up to Speed Podcast.

Steiner menegaskan bahwa ia tidak akan kembali hanya untuk sekadar bekerja. "Itu harus sesuatu yang benar-benar menantang saya," pungkasnya. Pernyataan ini tentu memicu spekulasi di paddock, apakah akan ada tim yang berani merekrut sosok karismatik ini di masa depan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU