Oliver Solberg tidak gentar menghadapi tekanan. Jelang putaran penutup WRC di Sardinia, pembalap muda itu justru melontarkan pernyataan yang menambah panas persaingan gelar. "Elfyn akan sangat kesulitan pada hari Jumat," ujarnya, seperti dikutip RallyJournal. Pernyataan ini bukan sekadar psy-war, melainkan analisis tajam tentang kondisi lintasan yang kering dan berdebu, faktor yang bisa mengubah peta kekuatan.
Solberg mengakui bahwa dirinya masih terkejut bisa berada dalam perburuan juara setelah musim yang penuh liku. "Setelah Yunani, saya mungkin tidak sepenuhnya percaya lagi. Tapi melihat rollercoaster musim ini dan saya masih bertarung, itu luar biasa," tuturnya. Ia sadar peluangnya tipis, namun keyakinan tetap membara. "Saya sangat senang menjadi bagian dari pertarungan ini. Ini peluang yang kecil, tapi saya masih percaya itu mungkin."
Start ketiga di lintasan pada Jumat bukan posisi terburuk, tapi juga bukan ideal. "Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Anda hanya harus melakukan yang terbaik agar berada di posisi bagus pada Sabtu," jelasnya. Kondisi kering dan berdebu diprediksi akan menyulitkan Evans yang start lebih dulu. "Semoga kami tidak terlalu kesulitan dengan itu," harap Solberg.

Pembalap Hyundai itu masih menimbang pendekatannya. Di satu sisi, ia perlu menyerang habis-habisan, tapi di sisi lain harus cerdas. "Ini seperti Yunani atau Arab Saudi. Akan ada banyak road cleaning tahun ini. Gravel lepas jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya, setidaknya menurut Ogier," katanya sambil tertawa. "Jalanannya juga terlihat cukup kasar. Kami tahu ada masalah dengan ban, jadi semoga kami bisa menghindari masalah di sisi itu."
Strategi Solberg jelas: hari Jumat yang kuat, hindari punctures, lalu memimpin reli menjelang Minggu dan mengambil poin maksimal. "Saya perlu memiliki Jumat yang sangat kuat dan tetap bebas dari punctures. Lalu saya perlu mencoba memimpin reli menuju Minggu dan mengambil poin maksimal pada Minggu. Setelah itu, kita lihat apakah itu cukup," paparnya.
Solberg mengakui telah membuat kesalahan mendasar musim ini. Kini, ia tidak bisa lagi mengulanginya. "Saraf bukan masalah. Saya tidak berpikir pendekatan telah berubah. Anda masih perlu memiliki akhir pekan yang bersih dan baik. Mudah mengatakan akan menyerang dari awal, tapi ini tetap Sardinia. Anda harus sedikit pintar. Anda harus berada dalam permainan sampai Minggu," tegasnya.
Ketika Minggu tiba, segalanya berbeda. "Saya tidak punya pilihan. Saya harus mencoba mengambil semua poin yang saya bisa pada Minggu. Saya sangat percaya kami punya peluang," pungkas Solberg. Dengan pernyataan ini, ia tak hanya menekan Evans, tetapi juga menegaskan bahwa dirinya siap memberikan segalanya di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!