Sebastien Ogier mengkritik FIA dan penyelenggara Reli Akropolis Yunani 2026 terkait kondisi etape Ghymnon yang menurutnya berpotensi membuat hasil reli ditentukan oleh ban bocor, bukan kecepatan murni.
Pembalap Toyota Gazoo Racing itu menjadi salah satu yang tercepat pada Sabtu dan berhasil memangkas keunggulan Thierry Neuville menjadi kurang dari empat detik. Namun, Ogier menilai pengulangan etape Ghymnon dan Menalo Mountain pada Sabtu sore akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat.
"Lima kilometer pertama berada dalam kondisi yang benar-benar ekstrem. Itu akan menjadi lotre murni. Saya benar-benar jujur. Saya bahkan sudah meminta tim saya berbicara dengan penyelenggara dan FIA karena bagian sepanjang lima kilometer ini sama sekali tidak bisa diterima."

"Itu terlalu berbahaya. Ban tidak akan bertahan, jalan sangat sempit dan hampir tidak ada tempat untuk berhenti dan mengganti ban bocor. Itu hanya akan menjadi keputusan yang bodoh."
Ogier menegaskan dirinya tidak ingin sebuah reli ditentukan oleh faktor seperti itu. Menurut juara dunia delapan kali tersebut, solusi paling masuk akal adalah memindahkan titik start etape sekitar lima kilometer lebih jauh agar bagian paling ekstrem tidak digunakan.
"Dari sudut pandang saya, akan mudah untuk memindahkan start lima kilometer lebih jauh ke dalam etape. Itu tidak akan banyak mengubah reli, tetapi akan jauh lebih masuk akal. Namun, saya cukup yakin tidak akan ada yang terjadi sampai sesuatu benar-benar salah."
Meski tetap berusaha menjaga peluang melawan Neuville, Ogier menyebut fokus utamanya masih sama seperti Jumat, yakni mempertahankan ritme konsisten tanpa mengambil risiko berlebihan. Ia hanya benar-benar menekan pada etape terakhir pagi hari karena tahu itu merupakan kesempatan terakhir sebelum servis.
"Dari luar mungkin terlihat seperti kami berada dalam pertarungan yang sangat tegang, tetapi sebenarnya saya masih fokus pada pekerjaan saya sendiri. Saya tidak mencoba melakukan sesuatu yang bodoh. Tujuannya adalah menjaga kecepatan konsisten tanpa mengambil risiko yang tidak perlu."
Ogier juga mengungkapkan mobilnya kehilangan sayap belakang pada etape terakhir pagi hari, kemungkinan akibat terkena ranting. Kerusakan itu tidak banyak merugikannya karena paruh kedua etape sangat teknikal, tetapi ia mengakui bagian belakang mobil menjadi jauh lebih tidak stabil.
Reli Akropolis Yunani berlanjut pada Sabtu sore dengan dua special stage sebelum hari penutup pada Minggu, sementara kekhawatiran Ogier terhadap kondisi Ghymnon menjadi sorotan utama dalam duel melawan Neuville.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!