Pembalap NAPA Racing UK, Sam Osborne, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari ajang British Touring Car Championship (BTCC) setelah melakoni delapan musim kompetisi penuh warna. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan tepat menjelang sesi latihan bebas hari Sabtu di seri pemungkas yang berlangsung di sirkuit Brands Hatch GP, menyusul langkah serupa yang sebelumnya diambil oleh rekan setimnya.
Keputusan gantung helm ini datang hanya sehari setelah pengumuman pensiun yang dibuat oleh Tom Chilton pada hari Jumat, menandai akhir dari era bagi para veteran di garasi tim. Perjalanan panjang Osborne di kancah balap tur Inggris ini dimulai pada musim 2019 ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di grid bersama tim Excelr8 mengemudikan mobil MG 6, setelah sebelumnya menghabiskan dua musim bersaing di ajang kompetitif Renault Clio Cup.
Sepanjang kariernya yang membentang hampir satu dekade, pembalap kelahiran Inggris ini sempat memperkuat beberapa tim dan pabrikan berbeda. Setelah bersama Excelr8, ia memutuskan pindah ke balik kemudi Honda Civic milik MB Motorsport pada musim 2020 di mana ia sukses mengamankan dua finis 10 besar pertamanya, sebelum akhirnya berlabuh ke Alliance Racing mulai musim 2021 hingga akhir kariernya.

Pencapaian terbaiknya di klasemen akhir pembalap dicatatkan pada musim 2024 dengan menempati posisi ke-15, sebuah progres stabil yang dibayar tuntas lewat kemenangan perdana yang sangat emosional di Race 3 Silverstone pada musim 2025. Menatap akhir pekan pemungkas di Brands Hatch dengan posisi ke-18 di klasemen sementara, ia bertekad menutup lembaran kariernya dengan hasil manis.
Berbicara mengenai keputusan besar dalam hidupnya, ia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian sejauh ini. "Kami telah melangkah cukup jauh sejak pertama kali datang, jadi ini adalah sebuah perjalanan yang luar biasa," ujar Osborne mengenang masa-masa awal kariernya di ajang balap mobil turing paling bergengsi di Britania Raya tersebut.
Mengenang momen kemenangan perdananya di Silverstone, ia tidak dapat menyembunyikan ketegangan yang dirasakan hingga lap-lap akhir lomba. "Saya merasa gugup sepanjang balapan, sampai Cook melakukan kesalahan di Luffield. Tiba-tiba saya melihat celah itu dan berpikir, ya kita bisa meraih ini," kenangnya menceritakan momen penentu kemenangan tersebut.
Kemenangan tersebut, menurutnya, memberikan validasi mental bahwa ia dan tim mampu bersaing di barisan depan. "Itu membuktikan bahwa kita benar-benar bisa melakukannya, kita bisa bertarung melawan para pembalap top dan mendapatkan hasil yang bagus pada akhirnya," imbuh sang pembalap penuh antusias.
Namun, babak baru dalam kehidupan pribadi menjadi alasan utama di balik keputusan gantung helm ini. "Tapi, ada banyak hal yang terjadi saat ini. Saya akan segera menjadi seorang ayah," jelasnya, meski ia mengakui akan merasa kesulitan untuk benar-benar menjauh dari dunia balap yang telah membesarkan namanya.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kru di garasi yang telah mendukung perjalanan kariernya. "Terima kasih kepada semua pria dan wanita di tim yang telah mencurahkan waktu dan tenaga mereka, mereka semua telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," tutup Osborne.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!