Luca Marini memberikan dukungan terhadap keputusan steward yang menskors Marco Bezzecchi dari Grand Prix Republik Ceko. Pernyataan tersebut menarik perhatian karena Marini merupakan salah satu sahabat terdekat Bezzecchi di paddock MotoGP.
Keduanya telah mengenal satu sama lain selama bertahun-tahun melalui program VR46 Rider Academy dan pernah menjadi rekan setim saat masih berkompetisi di Moto2. Namun kedekatan tersebut tidak membuat Marini membela tindakan Bezzecchi setelah insiden dengan marshal di Brno.
Pembalap Honda HRC Castrol itu menilai emosi tinggi setelah kecelakaan memang dapat dimengerti, tetapi tidak bisa dijadikan alasan untuk melakukan tindakan fisik terhadap petugas lintasan.

"Saya setuju dengan keputusan itu. Memang benar saat itu kami sebagai pembalap memiliki adrenalin yang sangat tinggi. Saya pikir dia memahami kesalahannya. Dia sudah menjelaskan, meminta maaf, dan semua orang melihat sikapnya hari ini."
"Kami harus selalu menentang segala bentuk kekerasan. Mungkin itu bukan sesuatu yang ekstrem, tetapi tetap merupakan perilaku yang tidak bisa diterima dalam olahraga apa pun."
Menurut Marini, besarnya hukuman yang diterima Bezzecchi juga dipengaruhi oleh fakta bahwa insiden serupa belum pernah terjadi sebelumnya di MotoGP. Ia mengakui steward memiliki alasan kuat untuk mengambil tindakan tegas demi menjaga standar perilaku di paddock.
"Hukumannya memang besar, tetapi karena kejadian seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Di masa lalu mungkin ada insiden saling dorong atau adu argumen dengan marshal, tetapi tidak seperti ini. Jadi saya bisa memahami keputusan para steward."
Marini juga menilai status Bezzecchi sebagai pemimpin klasemen dunia membuat kasus tersebut mendapat sorotan jauh lebih besar dibandingkan jika melibatkan pembalap yang berada di bagian belakang grid.
"Semua ini menjadi lebih besar karena Bez adalah pemimpin klasemen. Jika dia berada di posisi terakhir mungkin situasinya akan lebih tenang. Tetapi saya yakin dia memahami kesalahannya dan semua orang bisa memahami keputusan steward."
Pembalap Italia itu menambahkan bahwa hukuman tersebut memberikan pesan penting bagi generasi muda di paddock, khususnya pembalap Moto3. Menurutnya, ketegasan steward selama beberapa tahun terakhir telah membantu meningkatkan standar keselamatan dan perilaku para pembalap muda.
"Saya pikir setiap pembalap yang melihat hukuman ini langsung mengerti pesannya. Ini sama seperti ketika steward mulai memberikan hukuman lebih tegas untuk pembalap yang melambat di racing line atau menyebabkan kecelakaan. Itu berhasil memperbaiki perilaku para pembalap muda."
Meski mengakui masih ada ruang untuk meningkatkan konsistensi penegakan aturan di MotoGP, Marini menilai para steward terus berkembang dan semakin terbuka terhadap masukan dari para pembalap. Baginya, kasus Bezzecchi menjadi pengingat bahwa tidak ada ruang untuk tindakan kekerasan dalam olahraga, terlepas dari tekanan dan emosi yang muncul di lintasan.



Diskusi & Komentar (3)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru