SPONSORED

Russell Ungkap Masalah Turbo di Kemenangan Dramatis Baku

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Russell Ungkap Masalah Turbo di Kemenangan Dramatis Baku
TO NEWS OVERVIEW
Russell pipped Verstappen to the win by 0.2s

George Russell mengakhiri puasa kemenangannya di Formula 1 dengan cara yang mendebarkan. Pembalap Mercedes itu menaklukkan Max Verstappen dalam duel adu cepat hingga garis finis di Grand Prix Azerbaijan, Minggu (26/4/2026). Selisih hanya 0,196 detik, namun di balik kemenangan tipis itu tersimpan kisah menegangkan yang baru terungkap setelah balapan.

Kehilangan Turbo di Momen Krusial

Russell mengungkapkan bahwa ia kehilangan fungsi tombol boost pada mobil Mercedes-nya tepat di saat-saat paling genting. Ia harus bertahan tanpa tenaga tambahan ketika Verstappen membuntuti ketat di belakangnya. "Ketika bendera kuning keluar [karena kecelakaan Bottas], saya mengangkat kaki dari pedal gas dan saat kembali, turbo saya hilang, jadi saya tidak punya tenaga dan Max hampir menyalip saya di garis finis," ujar Russell di parc ferme. "Itu akan sangat memalukan, tapi secara keseluruhan akhir pekan yang luar biasa."

Pembalap asal Inggris itu juga mengakui bahwa restart setelah safety car menjadi momen paling menegangkan. "Paruh pertama balapan terasa lancar, saya bisa membangun jarak. Tapi saat restart dengan Max di belakang, saya berpikir 'ini tidak akan mudah' dan dia membalap dengan luar biasa di akhir," tambahnya.

Russell Tahan Verstappen di Azerbaijan, Dua Safety Car: Kemenangan 0,196 Detik
Baca JugaRussell Tahan Verstappen di Azerbaijan, Dua Safety Car: Kemenangan 0,196 Detik

Pujian untuk Ketangguhan Russell

Wakil principal Mercedes, Bradley Lord, yang menggantikan Toto Wolff yang berhalangan hadir, memuji ketenangan Russell di bawah tekanan ekstrem. "Setelah restart, Max seperti hiu yang mencium darah di air, tiba-tiba dia sudah ada di sana," kata Lord kepada Sky Sports F1. "George bisa mendapatkan setengah detik di sektor tengah, tapi kemudian seperti bungee cord yang menarik Max kembali karena slipstream. Tekanan sangat tinggi untuk George. Satu kesalahan saja, kemenangan bisa hilang."

ADVERTISEMENT

Lord juga mengungkapkan detik-detik mendebarkan di lap terakhir ketika Valtteri Bottas menabrak dinding dan mengeluarkan bendera kuning ganda. "Kami sangat khawatir ketika melihat Valtteri di dinding dan bendera kuning ganda. George bilang dia kehilangan boost dan sepertinya kemenangan bisa hilang di akhir, tapi untungnya tidak. Dua persepuluh detik, tapi itu cukup."

Dampak pada Klasemen dan Performa Russell

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Russell yang musim ini tampil inkonsisten. Ia kini memangkas jarak dari rekan setimnya di Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, menjadi 66 poin di klasemen pembalap. "Saya pikir ini tentang lebih banyak pengalaman dengan gaya mengemudi baru yang saya adopsi. Setiap balapan sejak jeda musim panas, saya merasa semakin kuat," jelas Russell. "Saya merasa lebih seperti diri saya sendiri, itu bagus."

Hasil di Baku juga memperlihatkan bahwa Mercedes masih mampu bersaing di trek yang menuntut keseimbangan antara kecepatan dan efisiensi bahan bakar. Meski Red Bull menunjukkan pace yang kuat, terutama di sektor dengan slipstream panjang, Russell membuktikan bahwa ketenangan dan manajemen balapan yang baik masih bisa mengalahkan kecepatan murni.

ADVERTISEMENT

Dengan 66 poin yang harus dikejar, Russell masih memiliki peluang untuk menantang gelar juara dunia. Namun, konsistensi akan menjadi kunci. Jika ia mampu mempertahankan performa seperti di Azerbaijan, persaingan di paruh kedua musim dipastikan akan semakin panas.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU