SPONSORED

Red Bull Sulit di Musim Perdana Pabrikan Mesin F1 Sendiri

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Red Bull Sulit di Musim Perdana Pabrikan Mesin F1 Sendiri TO NEWS OVERVIEW
© Red Bull Content Pool

Musim perdana Red Bull sebagai pabrikan mesin Formula 1 berjalan jauh dari mulus. Tim asal Austria itu harus puas menempati posisi keempat klasemen konstruktor dengan 177 poin, tanpa kemenangan, dan hasil terbaik hanya finis kedua yang diraih Max Verstappen di Austria dan Hungaria. Enam kali juara konstruktor ini tampil bak bayangan dari dominasi mereka beberapa musim lalu.

Menariknya, ketika para pembaca RacingNews365 ditanya apakah Red Bull seharusnya tampil lebih baik musim ini, hasilnya nyaris terbelah dua: 51,4 persen menjawab tidak, sementara 48,6 persen menjawab ya. Perbedaan tipis ini merefleksikan dua sisi perdebatan yang sama kuatnya.

Mereka yang berada di kubu 'tidak' punya argumen masuk akal. Ini tahun pertama Red Bull membalap dengan power unit buatan sendiri sepenuhnya, Red Bull Ford DM01, setelah bertahun-tahun bergantung pada mesin Honda. Sebelum musim dimulai, prinsipal tim Laurent Mekies sudah mengingatkan bahwa berharap langsung sejajar dengan pabrikan mesin mapan "akan naif", dan pasti ada "cukup banyak perjuangan, sakit kepala, malam tanpa tidur".

FIA Restui Sayap Macarena F1 2026, Red Bull Diminta Lebih Kerja
Baca JugaFIA Restui Sayap Macarena F1 2026, Red Bull Diminta Lebih Kerja

Dengan konteks itu, empat podium dan tren menanjak yang jelas—Verstappen naik podium dalam empat dari tujuh grand prix terakhir—bisa dipandang sebagai progres kredibel. Namun, 48 persen yang menginginkan lebih juga punya alasan kuat. Ini tetap tim yang dibangun di sekitar juara dunia empat kali, beroperasi dari salah satu fasilitas terbaik di olahraga ini, dan tertinggal 202 poin dari pemuncak klasemen, Mercedes.

ADVERTISEMENT

Lima DNF dari 11 balapan adalah angka yang mencolok. Verstappen sendiri tidak ragu menggambarkan musim ini "sangat berat" dan mengakui Red Bull "ingin menang" dan "ingin mendominasi", bukan sekadar mengumpulkan podium sesekali. Kebenarannya, seperti ditunjukkan jajak pendapat, berada di antara keduanya. Fondasi proyek pabrikan sudah diletakkan; pertanyaannya sekarang, seberapa cepat Red Bull bisa membangun di atasnya.

Hasil Balapan INFO

Should Red Bull be doing better this season?

Option%
Yes - It should be doing better this season48.6
No - It was always going to have problems as a new manufacturer51.4

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU