Musim perdana Red Bull sebagai pabrikan mesin Formula 1 berjalan jauh dari mulus. Tim asal Austria itu harus puas menempati posisi keempat klasemen konstruktor dengan 177 poin, tanpa kemenangan, dan hasil terbaik hanya finis kedua yang diraih Max Verstappen di Austria dan Hungaria. Enam kali juara konstruktor ini tampil bak bayangan dari dominasi mereka beberapa musim lalu.
Menariknya, ketika para pembaca RacingNews365 ditanya apakah Red Bull seharusnya tampil lebih baik musim ini, hasilnya nyaris terbelah dua: 51,4 persen menjawab tidak, sementara 48,6 persen menjawab ya. Perbedaan tipis ini merefleksikan dua sisi perdebatan yang sama kuatnya.
Mereka yang berada di kubu 'tidak' punya argumen masuk akal. Ini tahun pertama Red Bull membalap dengan power unit buatan sendiri sepenuhnya, Red Bull Ford DM01, setelah bertahun-tahun bergantung pada mesin Honda. Sebelum musim dimulai, prinsipal tim Laurent Mekies sudah mengingatkan bahwa berharap langsung sejajar dengan pabrikan mesin mapan "akan naif", dan pasti ada "cukup banyak perjuangan, sakit kepala, malam tanpa tidur".

Dengan konteks itu, empat podium dan tren menanjak yang jelas—Verstappen naik podium dalam empat dari tujuh grand prix terakhir—bisa dipandang sebagai progres kredibel. Namun, 48 persen yang menginginkan lebih juga punya alasan kuat. Ini tetap tim yang dibangun di sekitar juara dunia empat kali, beroperasi dari salah satu fasilitas terbaik di olahraga ini, dan tertinggal 202 poin dari pemuncak klasemen, Mercedes.
Lima DNF dari 11 balapan adalah angka yang mencolok. Verstappen sendiri tidak ragu menggambarkan musim ini "sangat berat" dan mengakui Red Bull "ingin menang" dan "ingin mendominasi", bukan sekadar mengumpulkan podium sesekali. Kebenarannya, seperti ditunjukkan jajak pendapat, berada di antara keduanya. Fondasi proyek pabrikan sudah diletakkan; pertanyaannya sekarang, seberapa cepat Red Bull bisa membangun di atasnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!