Pencapaian luar biasa baru saja diukir oleh Raul Fernandez di kancah balap motor internasional. Di luar segala prediksi, sang pembalap sukses menembus posisi tiga besar dan merayakan keberhasilan naik podium meski harus menanggung rasa sakit yang luar biasa hebat usai mengalami cedera patah jari tangan.
Masalah bermula pada balapan Sprint sehari sebelumnya, di mana insiden senggolan melibatkan dirinya dengan Marco Bezzecchi. Akibat insiden tersebut, jari tangan sang rider Spanyol mengalami retak tepat pada bagian vital yang biasa digunakannya untuk menarik tuas rem motor Aprilia miliknya bersama skuad Trackhouse Racing.
Kondisi fisik yang jauh dari kata ideal membuat ekspektasi publik maupun internal tim menjelang sesi balapan utama berada di titik nadir. Berbicara kepada awak media DAZN, ia bahkan mengakui bahwa dirinya sempat berpikir tidak akan bisa turun ke lintasan balap sama sekali pada hari itu.

"Esta manana me he levantado pensando que no corria. No se muy bien, no tengo palabras. La verdad que la carrera, creo que es lo menos importante," ujar Raul Fernandez menggambarkan situasi krusial yang dihadapinya sebelum lampu start padam. Perjuangan medis yang intensif dari tim fisioterapis akhirnya memungkinkan ia tetap membalap dengan bantuan balutan plester khusus.
Di tengah keterbatasan gerak tangan kanannya, ia terpaksa mengubah total gaya pengereman motor secara drastis sepanjang jalannya lomba. Tantangan teknis tersebut memaksa konsentrasi tingkat tinggi demi mengamankan posisi kompetitif di barisan depan hingga garis finis dikibarkan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!