SPONSORED

Raul Fernandez Ungkap Cedera Jari Usai Insiden Kontroversial dengan Marco Bezzecchi 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Raul Fernandez Ungkap Cedera Jari Usai Insiden Kontroversial dengan Marco Bezzecchi 2026
TO NEWS OVERVIEW
Raul Fernandez Ungkap Cedera Jari Usai Insiden Kontroversial dengan Marco Bezzecchi 2026

Raul Fernandez harus menelan pil pahit setelah mengalami patah jari akibat insiden sengit yang melibatkan Marco Bezzecchi pada balapan Sprint MotoGP Mandalika. Pembalap Trackhouse Racing tersebut memulai hari Sabtu dengan status unggulan setelah merebut pole position, namun peluang emasnya musnah seketika di tikungan pertama.

Kecelakaan tersebut membuat kedua pengendara motor Aprilia itu terseret hingga ke area gravel. Tak hanya kehilangan potensi kemenangan, pembalap asal Spanyol itu juga harus menderita patah tulang kecil pada jari telunjuk tangan kanannya. Kepada media seusai balapan, kemarahan dan kekecewaannya tak dapat disembunyikan lagi di hadapan para jurnalis.

Saat ini saya merasa agak kebas. Karena saya pikir amarah dan rasa frustrasi di dalam diri saya jauh lebih besar daripada rasa sakit di tangan saya, ungkap Fernandez kepada DAZN. Di tangan saya, salah satu jarinya patah, ada sedikit keretakan. Besok saya akan mencoba turun di sesi Warm-Up karena saya sudah dinyatakan fit, tapi saya belum tahu apakah benar-benar mampu balapan, imbuhnya.

Marco Bezzecchi Anggap Insiden Sprint MotoGP Mandalika 2026 Murni Kecelakaan Balap
Baca JugaMarco Bezzecchi Anggap Insiden Sprint MotoGP Mandalika 2026 Murni Kecelakaan Balap

Fernandez mencoba menjelaskan insiden tersebut secara objektif sebelum melancarkan kritik tajam. Ia menyadari bahwa benturan di lintasan adalah risiko lumrah bagi seorang atlet profesional, namun tindakan sang rival dinilainya telah melewati batas kewajaran sportif di atas lintasan balap.

ADVERTISEMENT

Bagi saya, hal terberat yang harus saya terima adalah mengetahui bahwa Marco melakukan sesuatu secara sengaja yang seharusnya tidak ia lakukan. Konsekuensi terjatuh bisa saja terjadi dan tidak masalah, kita bisa bangkit lagi. Tapi saya rasa sangat buruk ketika kami tiba di area pengereman dengan mengetahui bahwa kami berdua menggunakan motor Aprilia, yang di atas kertas memiliki kecepatan sedikit di atas pembalap lain, tegasnya.

Ia menambahkan bahwa fokus sang rival tunggal pada manuver tersebut justru merugikan kepentingan pabrik secara keseluruhan. Dan dia hanya fokus mendorong saya keluar dari kerb saat pengereman, serta membuka pintu bagi dua pembalap Ducati, keluh Fernandez menutup sesi wawancara.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU