Dunia balap motor internasional dihebohkan dengan keputusan monumental yang diambil oleh skuad legendaris asal Belanda, Ten Kate. Setelah menjalin kemitraan yang sangat sukses dan menghasilkan berbagai gelar juara dunia bersama pabrikan Iwata, tim yang bermarkas di Nieuwleusen tersebut secara resmi mengumumkan pengakhiran kerja sama mereka dengan Yamaha selepas musim kompetisi ini berakhir.
Langkah masif ini diambil menyusul pinangan menggiurkan dari raksasa otomotif asal Tiongkok, QJ Motor, yang tengah agresif memperluas sayap di ajang Kejuaraan Dunia World Supersport. Pabrikan asal negeri tirai bambu tersebut tidak main-main dalam ambisi balapnya. Mereka sedang membangun divisi balap mandiri di pabrik utama di China, menjadikan tawaran finansial serta dukungan teknis jangka panjang ini terlalu sayang untuk dilewatkan oleh skuad pimpinan Gerrit ten Kate.
Pendekatan intensif sendiri bermula sejak awal September lalu, di mana petinggi QJ Motor terbang langsung ke Eropa untuk menemui sejumlah manajer tim papan atas paddock WorldSBK. Setelah melalui kunjungan langsung ke markas Ten Kate dan kunjungan balas dari petinggi tim ke pabrik utama di China, sebuah kesepakatan kontrak berdurasi multi-tahun akhirnya resmi ditandatangani di sela-sela akhir pekan balap di Estoril.

Bagi Ten Kate, keputusan ini membuka babak baru yang sangat menarik setelah bertahun-tahun identik dengan kesuksesan bersama Honda dan kemudian mendominasi bersama Yamaha melalui raihan gelar juara dunia bersama pembalap andalannya. Ambisi besar QJ Motor di kejuaraan supersport ini mengingatkan kita pada gebrakan pabrikan Tiongkok lainnya yang terbukti langsung kompetitif sejak musim debut mereka di panggung internasional.
Menatap musim depan, perombakan besar-besaran ini juga langsung mengamankan komposisi pembalap utama mereka. Pembalap berbakat asal Turki yang kini tengah bersaing di papan atas klasemen, Can Oncu, dipastikan akan tetap bersama tim dan ikut membela panji QJ Motor. Sementara itu, kursi pembalap kedua masih dalam tahap finalisasi dengan kandidat kuat mengarah kepada pembalap muda berbakat asal Belanda, Zonta van den Goorbergh.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!