Akhir pekan balap WorldSBK di Circuito do Estoril menyisakan cerita menarik bagi Miguel Oliveira yang tampil menjanjikan namun harus gigit jari setelah melewatkan peluang emas mendulang hasil maksimal. Memulai sesi Superpole di posisi kelima, pembalap andalan pabrikan asal Jerman tersebut sempat menunjukkan taringnya dengan mengamankan posisi keempat di balapan pertama serta Superpole Race. Sayangnya, impian besar untuk mencatatkan hasil gemilang di balapan kedua harus kandas seketika akibat kekacauan di lap pembuka.
Insiden bermula ketika pembalap asal Portugal itu gagal mengamankan posisi ideal selepas lampu start padam. Berusaha mencari celah di sisi dalam, ia justru terjebak dalam rombongan pembalap tengah dan kehilangan empat posisi penting di tikungan-tikungan awal. Situasi semakin memburuk ketika ia melakukan kesalahan fatal di Tikungan 6 yang membuatnya terlempar jauh dan harus menyelesaikan lap pertama di urutan ke-13.
"Saya mencoba masuk ke jalur dalam, tetapi justru terjebak di tengah rombongan dan itu tidak berjalan mulus. Akibatnya, saya berada jauh di belakang dari yang saya perkirakan sebelumnya," ujar Miguel Oliveira dalam sesi jumpa pers eksklusif bersama para jurnalis. Masalah bertambah rumit tatkala ia mengalami kendala teknis minor di tikungan tersebut. "Setelah itu, saya mengalami sedikit sentakan aneh di atas kerb pada Tikungan 6. Saya terpaksa membuka rem untuk mengembalikan posisi motor dan harus mengambil jalur yang sangat melebar. Setelah itu, ya, saya sepertinya kehilangan satu posisi di setiap tikungan berikutnya. Apa boleh buat, itu adalah lap pembuka yang sangat buruk."

Terperangkap di barisan tengah, mantan bintang kelas utama Grand Prix ini mengakui kesulitan luar biasa dalam melakukan manuver salip terhadap para rival yang secara teori memiliki kecepatan lebih lambat. Karakteristik motor yang dikendarainya tidak memungkinkan untuk langsung menempel ketat lawan. "Masalahnya adalah saya tidak bisa mengendarai motor ini seperti yang seharusnya ketika berada di belakang pembalap lain. Kami tidak bisa mengambil jalur balap kami sendiri dan tidak bisa memilih titik pengereman dengan bebas. Itu membuat segalanya jauh lebih sulit ketika ada pembalap lain di depan," tambahnya.
Kendala tambahan sempat dirasakan pada tiga putaran awal akibat performa ban yang terasa tidak normal, memicu getaran serta gejala selip di tikungan miring yang memaksanya bermain lebih hati-hati. Terlepas dari kekecewaan tersebut, performa keseluruhan di Estoril membuktikan bahwa kapasitasnya bersama tim BMW sudah berada di jalur yang tepat, termasuk nyaris meraih podium di Superpole Race sebelum tipis tertinggal dari pembalap Ducati, Alberto Surra.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!