Pembalap muda penuh talenta asal Italia, Kimi Antonelli, baru-baru ini menceritakan pengalaman luar biasa dan pelajaran berharga yang ia petik dari pertarungan ketat melawan para juara dunia Formula 1 berpengalaman seperti Max Verstappen dan Lewis Hamilton. Berkompetisi di level tertinggi tentu menuntut adaptasi cepat, dan kesempatan berbagi lintasan dengan para legenda hidup ini memberikan dimensi belajar yang sangat berbeda bagi sang debutan.
Momen penting tersebut terjadi ketika Kimi Antonelli sukses mengamankan posisi podium kedua yang gemilang di belakang sang pemenang lomba Max Verstappen, sementara Lewis Hamilton melengkapi barisan podium di tempat ketiga. Berbicara dalam sesi konferensi pers resmi pascalomba, amunisi muda Mercedes ini secara terbuka mengungkapkan kekagumannya dan bagaimana ia menyerap setiap detail teknik balap dari sang juara empat kali dan tujuh kali dunia.
"Sangat luar biasa bisa berbagi lintasan, dalam hal ini dengan Max dan Lewis, karena mereka benar-benar menulis ulang sejarah. Lewis pada dasarnya telah menciptakan sejarah olahraga ini dan Max sedang melakukan hal yang sama," ujar pembalap Mercedes tersebut saat menjelaskan rasa hormatnya kepada para rival seniornya di atas trek.

Jalannya balapan sendiri diwarnai oleh situasi trek yang sangat menantang akibat kondisi cuaca ekstrem yang sempat menunda jalannya balapan. Kimi Antonelli mengakui bahwa situasi tersebut memberikan ujian mental serta teknis yang luar biasa, terutama ketika harus menghadapi beberapa kali prosedur restart di tengah lintasan yang masih licin dengan menggunakan ban licin (slick).
"Hari ini adalah contoh yang sangat bagus tentang bagaimana Max menangani restart dengan ban slick dan trek yang licin. Ia jauh lebih tahu cara memposisikan mobil dan memiliki feeling yang lebih baik terhadap cengkeraman ban di dua tikungan pertama, lalu menyusul saya," kenang Kimi Antonelli mengenai kecerdikan taktis dari Max Verstappen.
"Meskipun rasanya tidak menyenangkan disusul dan saya merasa kesal saat itu, hal tersebut tetap menjadi cara yang bagus untuk belajar dan menggunakannya di masa depan," tambahnya. Selain aspek teknis dari sang pembalap Red Bull Racing, ia juga menyoroti mentalitas pantang menyerah yang selalu ditunjukkan oleh Lewis Hamilton, di mana sang bintang Ferrari tersebut selalu mampu menjaga fokus dan tetap menundukkan kepala untuk bekerja keras bahkan ketika situasi balapan sedang memburuk.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!