Pedro Acosta akan menjalani operasi pekan ini setelah mengungkapkan bahwa carpal tunnel syndrome pada pergelangan tangan kanannya menjadi penyebab dirinya gagal finis di Assen MotoGP 2026.
Pembalap KTM tersebut sempat bertarung memperebutkan posisi keempat bersama Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sebelum tiba-tiba mengurangi kecepatan dan masuk ke pit. Awalnya insiden itu diduga disebabkan masalah teknis pada motornya, namun Acosta kemudian terlihat menggoyangkan lengan kanannya dan memastikan penyebabnya adalah masalah fisik.
Acosta mengungkapkan gangguan tersebut telah dialaminya selama sekitar satu tahun. Kondisinya membuat ia kehilangan sensasi pada tiga jari tangan kanan, dengan tingkat keparahan yang berbeda di setiap sirkuit.

"Saya sudah mengalami masalah ini selama satu tahun dan kehilangan seluruh rasa pada tiga jari tangan saya. Di beberapa sirkuit kondisinya lebih buruk, di tempat lain lebih baik. Kemarin saya sudah mulai merasakannya sejak lap ketiga, tetapi masih tahu posisi tuas rem. Hari ini, saat berada di belakang Marc, saya bahkan tidak tahu apakah tangan saya masih memegang tuas rem atau tidak," kata Acosta.
Pembalap asal Spanyol itu menjelaskan kondisi tersebut membuatnya beberapa kali melakukan kesalahan saat pengereman. Pada satu kesempatan di Tikungan 1 ia memilih melebar untuk menghindari tabrakan karena tidak lagi mampu merasakan tekanan yang diberikan pada rem depan.
"Saya sempat melebar di Tikungan 1 karena kalau tidak, saya akan langsung menabrak Marc. Sangat aneh ketika Anda tidak tahu seberapa besar tekanan yang diberikan pada rem. Karena itu saya membuat beberapa kesalahan dan beberapa kali roda belakang terangkat saat pengereman," ujarnya.
Acosta menegaskan cedera yang dialaminya bukan arm pump, melainkan carpal tunnel syndrome di area pergelangan tangan. Ia mengonfirmasi operasi akan dilakukan pada Selasa, lebih cepat dari rencana awal yang semula dijadwalkan setelah MotoGP Sachsenring.
"Ini bukan arm pump. Masalahnya ada di pergelangan tangan, yaitu carpal tunnel syndrome. Rencana kami sebelumnya adalah menjalani operasi setelah Sachsenring, tetapi sekarang lebih baik dilakukan secepatnya," jelas Acosta.
Gagal finis di Assen membuat Acosta hanya mengumpulkan satu poin dalam dua putaran terakhir MotoGP. Meski demikian, pembalap KTM tersebut optimistis dapat kembali membalap saat kejuaraan berlanjut di Sachsenring dalam dua pekan mendatang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!