SPONSORED

Oscar Piastri Ungkap Peran Tak Terduga Ban Bocor di F1 GP Singapura 2024

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Oscar Piastri Ungkap Peran Tak Terduga Ban Bocor di F1 GP Singapura 2024
TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Insiden ban lambat yang dialami Oscar Piastri menjelang akhir balapan Formula 1 Grand Prix Singapura ternyata membawa berkah tersendiri bagi sang pembalap muda. Alih-alih menjadi bencana di Sirkuit Marina Bay, masalah teknis tersebut justru membuka celah krusial baginya untuk melakukan manuver penyalipan dramatis di lap terakhir melawan juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton, demi mengamankan posisi kelima secara dramatis.

Sepanjang jalannya lomba di bawah cuaca malam yang lembap, jalurnya nyaris tanpa perlawanan berarti di barisan depan. Pembalap asal Australia ini mengakui bahwa paket kecepatan mobilnya tertinggal cukup jauh dari dominasi yang ditampilkan oleh Max Verstappen bersama Red Bull serta rival terdekatnya. Ia menyebut balapan tersebut terasa begitu sunyi dan monoton di balik kokpit sebelum drama tikungan akhir pecah.

"Itu jelas merupakan hasil maksimal yang bisa kami raih hari ini," ujar Piastri kepada para awak media setelah balapan berakhir. Ia menambahkan bahwa timnya tidak memiliki kecepatan ekstra untuk menandingi para pesaing terdepan yang melaju tanpa hambatan sejak lampu padam. Keterbatasan traksi dan karakteristik lintasan jalan raya yang sempit membuat peluang menyalip praktis tertutup rapat sepanjang paruh pertama lomba.

Analisis F1 2026: Mengapa Kimi Antonelli Lolos Penalti Batas Trek GP Singapura
Baca JugaAnalisis F1 2026: Mengapa Kimi Antonelli Lolos Penalti Batas Trek GP Singapura

Kendati demikian, situasi berubah drastis ketika masalah ban bocor muncul pada fase akhir balapan. Pergantian strategi kilat dan keunggulan kompon ban segar memberikan amunisi baru bagi sang pembalap McLaren untuk memangkas jarak secara signifikan terhadap lawannya yang menggunakan ban dengan keausan ekstrem. Momen pengejaran tersebut mendadak mengubah jalurnya yang semula membosankan menjadi sebuah pertarungan sengit di atas aspal.

ADVERTISEMENT

"Saya merasa dengan seberapa cepat saya mengejar, saya akan sangat kecewa pada diri sendiri jika gagal melewatinya," ungkapnya menggambarkan ketegangan di lap-lap pamungkas. Meski duel tersebut hanya memperebutkan posisi kelima di garis finis, tambahan aksi di menit-menit akhir setidaknya memberikan kepuasan tersendiri setelah melalui balapan yang melelahkan secara fisik dan mental.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU