Esteban Ocon dipastikan meninggalkan Haas F1 Team pada akhir musim Formula 1 2026, mengakhiri dua tahun kebersamaan yang jauh dari harapan. Pengumuman ini menutup spekulasi yang sudah lama beredar di paddock, terutama setelah performa Ocon yang naik-turun sejak bergabung dari Alpine untuk musim 2025.
Perjalanan Dua Musim yang Mengecewakan
Ocon tiba di Haas dengan reputasi sebagai pemenang grand prix, setelah meraih kemenangan di Hungaria 2021 bersama Alpine. Namun, ia kesulitan menemukan konsistensi dengan mobil VF-25 dan VF-26. Musim ini, ia tertinggal dari rekan setimnya, Oliver Bearman, dalam perolehan poin (45 berbanding 61) dan kalah 13-6 dalam duel kualifikasi. Meski demikian, Ocon berulang kali menegaskan bahwa masalah utama bukan pada kemampuannya, melainkan pada inkonsistensi mobil Haas yang lebih sering menghambatnya dibanding Bearman.
Pernyataan Resmi dan Apresiasi Tim
Kepala tim Haas, Ayao Komatsu, menyampaikan terima kasih atas kontribusi Ocon. "Saya ingin berterima kasih kepada Esteban atas segala yang telah ia berikan sejak bergabung pada 2025," ujar Komatsu. "Profesionalisme dan komitmennya sangat berharga saat kami terus tumbuh sebagai organisasi. Bersamanya tahun ini kami menghadapi tantangan perubahan regulasi besar, di mana pengalaman dan masukannya sangat signifikan dalam mengembangkan VF-26 sepanjang musim. Masih banyak balapan tersisa dan fokus kami tetap bekerja sama untuk memaksimalkan setiap peluang hingga balapan terakhir tahun ini."

Fokus Ocon ke Depan
Melalui media sosial, Ocon menyatakan kepergiannya dengan kepala tegak. "Waktu saya bersama Haas akan berakhir pada akhir musim 2026. Saya meninggalkan proyek ini dengan bangga atas penampilan saya dalam situasi yang tidak selalu mudah karena berbagai alasan dan faktor di luar kendali saya. Fokus utama saya adalah akhir pekan balapan berikutnya. Saya akan terus bekerja keras bersama tim, memaksimalkan setiap peluang, dan mengeluarkan setiap performa dari mobil. Masih banyak balapan musim ini dan saya akan memberikan segalanya di balik kemudi. Saya masih termotivasi. Saya masih lapar. Ini sama sekali bukan akhir dari karier Formula 1 saya."
Masa Depan yang Belum Jelas
Langkah selanjutnya bagi Ocon belum diketahui, begitu pula penggantinya. Juara bertahan Formula 2, Leonardo Fornaroli, dan pemimpin klasemen F2 saat ini, Rafael Camara, disebut-sebut sebagai kandidat utama untuk kursi Haas. Saat ini, Ocon berada di peringkat 16 klasemen pembalap, tiga posisi di belakang Bearman, sementara Haas menempati posisi ketujuh klasemen konstruktor setelah 15 dari 23 putaran. Keputusan ini menandai babak baru bagi Haas yang tengah berbenah, sekaligus menjadi titik balik bagi Ocon untuk mencari peluang baru di grid F1.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!