SPONSORED

Norris Minta Maaf ke Colapinto Usai Komentar Kontroversial di Baku

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Norris Minta Maaf ke Colapinto Usai Komentar Kontroversial di Baku
TO NEWS OVERVIEW
Norris Minta Maaf ke Colapinto Usai Komentar Kontroversial di Baku

Lando Norris mengungkapkan alasan di balik permintaan maafnya kepada Franco Colapinto setelah insiden tabrakan di Grand Prix Azerbaijan. Pembalap McLaren itu mengakui bahwa komentarnya yang menyerukan larangan balap untuk Colapinto telah memicu reaksi keras di media sosial, termasuk serangan verbal yang tidak seharusnya terjadi.

Insiden di Baku melibatkan beberapa pembalap dan berujung pada kekacauan di lintasan. Norris, yang saat itu masih menyandang status juara dunia Formula 1, melontarkan kritik pedas terhadap Colapinto. Namun, emosi sesaat membuatnya menyadari bahwa ucapannya terlalu jauh. Ia pun segera menghubungi pembalap Argentina itu secara pribadi untuk meminta maaf.

“Saya mengatakan apa yang ingin saya sampaikan kepada Franco dan hanya dia yang benar-benar perlu saya beri penjelasan serta permintaan maaf,” ujar Norris dalam konferensi pers di Malaysia, Kamis. “Saya tidak perlu melakukannya di media sosial, tapi ada begitu banyak kebisingan di latar belakang dan saya pikir adalah tindakan bijak untuk mengumumkan permintaan maaf itu. Saya menerima bahwa saya salah.”

Apple TV Siarkan Gratis Seluruh Sesi F1 GP Bahrain di Malaysia
Baca JugaApple TV Siarkan Gratis Seluruh Sesi F1 GP Bahrain di Malaysia

Norris menegaskan bahwa komunikasi dengan Colapinto berjalan singkat dan keduanya saling menerima kesalahan masing-masing. “Saya meminta maaf kepadanya untuk beberapa hal yang saya katakan yang salah, dan dia meminta maaf kepada saya atas insiden tersebut. Saya sangat menyukai Franco, dia pria yang sangat baik, kami selalu berbicara saat track walk, parade pembalap, dan hal-hal seperti itu. Kami hanya saling meminta maaf, tidak lebih dari itu,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Norris menyayangkan reaksi berlebihan dari penggemar di dunia maya. Ia berharap platform media sosial dan pihak terkait dapat berbuat lebih banyak untuk menghentikan perilaku toksik. “Sayangnya, itu yang kami dan banyak olahraga hadapi. Sebagian karena gairah dan itu selalu ada dalam olahraga. Media sosial membuat orang mudah berbagi opini. Tapi ketika sudah sampai pada pelecehan online, ancaman pembunuhan, itu sudah jauh di luar batas. Ada garis yang tidak boleh dilewati,” tegasnya.

Lebih lanjut, Norris menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk atlet, untuk memerangi hal tersebut. “Ini menyoroti fakta bahwa platform media sosial, olahraga, mungkin para atlet perlu berbuat lebih banyak untuk menghentikan hal semacam ini. Karena beberapa orang bisa menghadapinya lebih baik daripada yang lain,” tambahnya.

Insiden di Azerbaijan sendiri menjadi sorotan karena melibatkan beberapa pembalap papan atas. Colapinto, yang saat itu membela Alpine, mendapat kritik tajam dari sejumlah pihak. Namun, permintaan maaf Norris menunjukkan bahwa rivalitas di lintasan tidak boleh merusak hubungan antarpembalap di luar trek. Keduanya dikenal memiliki hubungan baik dan sering berbincang santai.

ADVERTISEMENT

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa tekanan di dunia balap tidak hanya datang dari kompetisi, tetapi juga dari ekspektasi publik dan perilaku penggemar. Norris, sebagai juara dunia, menjadi contoh bagaimana seorang pembalap harus bisa mengendalikan emosi dan bertanggung jawab atas ucapannya. Sementara Colapinto, yang masih muda, belajar bahwa insiden di lintasan bisa berdampak luas.

Dengan permintaan maaf ini, Norris berharap dapat meredakan ketegangan dan fokus kembali ke balapan. Ia juga berpesan agar penggemar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. “Saya harap ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” pungkasnya.

Lando Norris dan Franco Colapinto berbicara di paddock
Lando Norris dan Franco Colapinto berbicara di paddock (Foto: Steven Tee / LAT Images via Getty Images)

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU