Lando Norris akhirnya angkat bicara soal permintaan maafnya kepada Franco Colapinto setelah insiden tabrakan di Grand Prix Azerbaijan. Juara dunia Formula 1 bertahan itu mengakui bahwa komentarnya pasca-balapan terlalu jauh dan memicu gelombang kritik serta pelecehan online yang tidak seharusnya terjadi.
Dalam sesi media di Malaysia, Kamis, Norris menjelaskan bahwa ia menghubungi Colapinto secara pribadi untuk meminta maaf. "Saya menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan kepada Franco dan dia satu-satunya yang benar-benar perlu saya bagikan pendapat dan permintaan maaf saya," ujarnya. Meski begitu, ia juga memilih untuk membuat pernyataan publik guna meredam situasi yang memanas di media sosial.
Pembalap McLaren itu mengakui bahwa dirinya salah karena menyerukan larangan balapan untuk Colapinto. "Saya minta maaf kepadanya untuk beberapa hal yang saya katakan yang salah, dan dia minta maaf kepada saya untuk insiden tersebut, itu bagus," tambah Norris. Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan Colapinto tetap baik dan keduanya sudah saling memaafkan.

Insiden di Baku sendiri melibatkan Franco Colapinto yang memicu tabrakan berantai. Norris yang saat itu berada di belakangnya harus menerima kenyataan pahit kehilangan poin penting. Reaksi keras Norris pun langsung menjadi sorotan, terlebih lagi karena ia menyebut bahwa Colapinto pantas mendapat hukuman larangan balapan.
Namun, kritik pedas Norris justru berbalik kepada dirinya. Penggemar Colapinto melancarkan serangan balik di media sosial, termasuk ujaran kebencian dan ancaman kematian. Norris pun menyayangkan hal tersebut dan berharap platform media sosial bisa berbuat lebih banyak untuk menghentikan perilaku toksik.
"Sedihnya, itulah yang kami dan banyak olahraga hadapi," kata Norris. "Beberapa dari itu hanya karena gairah dan itu selalu ada dalam olahraga. Media sosial membuat orang mudah berbagi opini. Tapi pelecehan online, ancaman kematian, semua itu jauh melampaui batas menjadi penggemar olahraga."
Norris juga menekankan bahwa para atlet dan penyelenggara olahraga perlu melakukan lebih banyak untuk melindungi pembalap dari serangan semacam ini. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam menjaga sportivitas di dalam dan di luar lintasan.
Dengan permintaan maaf yang telah disampaikan, Norris berharap fokusnya bisa kembali ke balapan. Ia saat ini tengah bersiap untuk menghadapi putaran berikutnya di Malaysia, di mana ia akan berusaha bangkit dan meraih hasil maksimal bersama McLaren.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!