SPONSORED

Musim Reli ERC Teemu Suninen Berakhir Lebih Cepat

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Musim Reli ERC Teemu Suninen Berakhir Lebih Cepat
TO NEWS OVERVIEW
Teemu Suninen. Kuva: TGR WRT

Musim kompetisi European Rally Championship yang dijalani oleh Teemu Suninen harus berakhir lebih cepat dari rencana awal menyusul keputusan pembatalan yang diambil oleh tim asal Portugal yang menaunginya.

Tim The Racing Factory secara resmi mengumumkan bahwa mereka terpaksa absen pada seri penutup musim di Portugal karena kendala finansial yang mendadak melanda persiapan akhir tahun mereka.

Dalam keterangan resminya, pihak tim menyatakan bahwa mereka sebelumnya telah dijanjikan dukungan finansial yang menjadi salah satu sandaran utama dalam penyusunan anggaran semusim penuh dengan menggunakan mobil Skoda Fabia RS Rally2.

Sebastien Ogier Absen di Reli Monte Carlo Musim 2027
Baca JugaSebastien Ogier Absen di Reli Monte Carlo Musim 2027

Namun, situasi berubah drastis setelah dukungan dana tersebut ditarik secara sepihak, yang membuat manajemen tim tidak lagi memiliki kemampuan untuk membiayai keikutsertaan mereka pada putaran pamungkas.

ADVERTISEMENT

"Tim telah dijanjikan dukungan finansial yang sebagian diandalkan tim saat menyusun anggarannya," ujar pihak tim sebagaimana dilansir dari RallyJournal.

"Setelah dukungan tersebut ditarik, tim mengatakan tidak lagi dapat mendanai partisipasinya di putaran final," lanjut pernyataan resmi tersebut menjelaskan situasi sulit yang memaksa mereka menghentikan langkah.

Meskipun seri pemungkas harus batal diikuti, perjalanannya tahun ini tetap berbuah manis setelah Teemu Suninen berhasil mengunci gelar juara ERC pada putaran penultimate yang berlangsung di Ceredigion, Wales, pada awal September lalu.

ADVERTISEMENT

Selain mendominasi kejuaraan benua biru tersebut, pereli asal Finlandia ini juga membagi fokusnya dengan turun di kategori WRC2 menggunakan armada Toyota GR Yaris Rally2 sepanjang kalender World Rally Championship.

Sepanjang keikutsertaannya di WRC2, ia turun dalam lima putaran dengan catatan impresif berupa satu kemenangan kelas serta tiga kali finis di posisi kedua.

Regulasi WRC2 sendiri memperbolehkan pereli untuk mengikuti hingga tujuh reli dengan mengambil enam hasil terbaik untuk penghitungan poin akhir klasemen.

ADVERTISEMENT

Kendati hanya turun dalam paruh musim yang tidak penuh, konsistensi performanya mampu membawanya bertengger di peringkat keempat secara keseluruhan pada klasemen akhir kejuaraan.

Memasuki tahun depan, target utama dari pereli berusia matang ini adalah melakukan lompatan besar untuk naik kelas ke kategori tertinggi WRC yang akan segera memasuki era baru dengan regulasi mobil anyar.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU