SPONSORED

Mohammed Ben Sulayem Pastikan GP Qatar dan Abu Dhabi F1 2026 Tetap Digelar

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Mohammed Ben Sulayem Pastikan GP Qatar dan Abu Dhabi F1 2026 Tetap Digelar
TO NEWS OVERVIEW
FIA president Mohammed Ben Sulayem is adamant F1 will race in the Middle East

Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem dengan tegas menyatakan bahwa dua balapan pemungkas kalender kejuaraan dunia Formula 1 musim 2026 di Qatar dan Abu Dhabi dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang bergejolak akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, serta Iran.

Situasi keamanan di kawasan tersebut semakin mendapat sorotan tajam setelah adanya gelombang serangan rudal ke Arab Saudi yang dilakukan oleh kelompok pemberontak Houthi dari Yaman. Ketegangan ini bahkan mendorong pemerintah Inggris untuk menerjunkan jet tempur RAF Typhoon guna memperkuat pertahanan wilayah Saudi menyusul eskalasi serangan drone dan rudal yang kian mengkhawatirkan.

Kendati ketidakpastian melanda kawasan regional, suasana di dalam paddock Formula 1 tetap menunjukkan optimisme tinggi bahwa rangkaian balapan penutup musim ini bakal terlaksana tanpa hambatan berarti kecuali ada instruksi resmi mendadak. Para petinggi ajang balap jet darat ini terus memantau situasi secara seksama sambil mempersiapkan logistik double-header di penghujung tahun.

Alasan Isack Hadjar Berbalik Menolak Format Sprint F1 2026
Baca JugaAlasan Isack Hadjar Berbalik Menolak Format Sprint F1 2026

Dalam sesi wawancara khusus dengan awak media termasuk The Race pada hari Selasa, Ben Sulayem menegaskan komitmen keamanan yang dipegang teguh oleh induk organisasi otomotif dunia tersebut. la menyatakan bahwa FIA memiliki akal sehat untuk tidak pernah membawa staf, pembalap, maupun ofisial ke tempat yang dinilai mengandung risiko bahaya nyata.

ADVERTISEMENT

Ketika ditanya secara spesifik mengenai kelayakan Qatar dan Abu Dhabi sebagai tuan rumah balapan dalam iklim geopolitik saat ini, Ben Sulayem memberikan jawaban tegas bahwa kondisinya baik-baik saja. Ia bahkan menggunakan contoh pribadi untuk meyakinkan publik mengenai tingkat keamanan di wilayah tersebut.

Satu hal yang ingin saya katakan adalah saya memiliki anak-anak di sana di Uni Emirat Arab, ujar Ben Sulayem. Apakah Anda pikir saya akan membiarkan mereka tinggal di sana dan saya berada di sini sekarang bersama Anda jika situasinya berbahaya? Anda harus masuk akal dalam hal ini. Menanyakan apakah kita akan menghadapi masalah adalah satu hal.

Ia menambahkan bahwa realitas kehidupan sehari-hari di lokasi sering kali berbeda jauh dari apa yang digambarkan oleh pemberitaan media massa maupun layar televisi global. Menurutnya, apa yang disaksikan di layar kaca terkadang terasa asing bagi mereka yang benar-benar tinggal dan beraktivitas di sana setiap hari.

ADVERTISEMENT

Apakah ini berarti sama sekali tidak akan terjadi apa-apa? Saya tidak bisa memprediksi hal itu, lanjut Ben Sulayem. Saya hanya dapat memberitahu Anda hari ini bahwa tidak ada masalah apa-apa dan kedua balapan tersebut akan tetap berjalan.

Saat didesak lebih lanjut mengenai kesiapan sirkuit Imola sebagai opsi darurat seandainya situasi berubah drastis dan Formula 1 membutuhkan venue pengganti untuk penutupan musim, Ben Sulayem menegaskan bahwa pihak federasi selalu siap siaga menghadapi segala kemungkinan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU