Somkiat Chantra, rookie MotoGP 2025 dari LCR Honda, menghadapi tantangan besar dalam debutnya. Hingga kini, ia hanya mengoleksi satu poin dari Assen, menjadikannya pembalap reguler paling lambat di paruh pertama musim. Kepala kru Klaus Nohles mengungkapkan alasan di balik kesulitan Chantra, meskipun pembalap Thailand ini menunjukkan potensi signifikan.
Nohles, mantan pembalap Jerman dengan pengalaman 53 Grand Prix, menyoroti kurva pembelajaran Chantra yang awalnya "jauh sekali" saat tes di Barcelona November 2024. "Awalnya lebih sulit dari yang saya harapkan," ujar Nohles. Namun, progres tampak di tes musim dingin di Sepang dan Thailand. "Ia berkembang pesat, tetapi sejak saat itu, langkahnya hanya sedikit, bahkan mundur," tambahnya. Transisi ini, menurut Nohles, terkendala oleh gaya membalap Chantra yang masih mirip Moto2, terutama dalam pengereman dan perubahan arah. "Di MotoGP, timing sangat krusial," jelasnya.

Meski demikian, Chantra belajar banyak dari Aleix Espargaro di Assen. "Ia mulai memahami, 'Ini bekerja,'" kata Nohles. Sayangnya, cedera lutut Chantra, yang membuatnya absen di Le Mans, Sachsenring, dan Brno, menunda progresnya. "Ini sangat memukul," ungkap Nohles. Meski begitu, tim LCR tetap termotivasi. "Kami bekerja sempurna di kelas utama, meskipun hasilnya belum memuaskan," tegas Nohles. Honda dan Idemitsu kini mengevaluasi proyek Chantra untuk 2026, dengan harapan ia bisa kembali lebih kuat.
Transisi Chantra dari Moto2 ke MotoGP memang tidak mudah, tetapi potensinya tetap menjadi harapan besar. "Ia memiliki kecepatan, hanya butuh penyesuaian kecil," ujar Takaaki Nakagami. Dengan dukungan penuh tim, Chantra berpeluang mengatasi tantangan ini. Untuk update terbaru, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
193 |
|
2
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
186 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
177 |
|
4
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
168 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
153 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
138 |
|
7
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
133 |
|
8
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
130 |
|
9
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
78 |
|
10
|
|
Fermin Aldeguer
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
76 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
279 |
|
2
|
|
Ducati
|
269 |
|
3
|
|
KTM
|
165 |
|
4
|
|
Honda
|
95 |
|
5
|
|
Yamaha
|
51 |
Baca Juga
Luca Marini menjelaskan mengapa seluruh pembalap Honda memilih ban belakang lunak pada Assen MotoGP 2026 dan bagaimana karakter RC213V memengaruhi strategi balapan.
Marc Marquez meminta perubahan area run-off Assen MotoGP 2026 setelah sejumlah kecelakaan berkecepatan tinggi membuat pembalap terlempar di gravel.
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026 usai Assen dengan keunggulan tujuh poin atas Marco Bezzecchi, sementara persaingan gelar semakin ketat.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!