Juara dunia Formula 1 empat kali Max Verstappen secara terbuka memberikan dukungan penuh kepada rekan setimnya, Isack Hadjar, untuk mengambil alih peran kepemimpinannya di Red Bull pada masa depan.
Hadjar bergabung dengan skuad utama Red Bull Racing mulai awal musim 2026 setelah tampil memukau pada musim debutnya bersama tim saudari Racing Bulls. Di tengah kesulitan skuad Milton Keynes dalam mencari pendamping yang mampu mengekstrak performa maksimal dari mobil dalam beberapa musim terakhir, pembalap muda berbakat ini justru mampu menunjukkan adaptasi serta kecepatan yang menjanjikan.
Memasuki enam putaran tersisa dari kalender kejuaraan dunia Formula 1 2026, peta persaingan klasemen menunjukkan Verstappen berada di peringkat keempat dengan perolehan 221 poin. Sementara itu, Hadjar menempati posisi kedelapan dengan koleksi 97 poin, setelah sempat harus menepi dari tiga akhir pekan balapan akibat cedera pergelangan tangan yang menimpanya.

Dalam wawancara eksklusif bersama kanal televisi Canal+, Verstappen berbicara secara blak-blakan mengenai dinamika hubungannya dengan pembalap muda asal Prancis yang kini berusia 22 tahun tersebut. Pembalap asal Belanda itu merasa perlahan mulai bertambah usia dengan kehadiran rekan setim yang jauh lebih muda darinya, namun ia menilai proses regenerasi semacam ini merupakan hal yang sangat wajar serta mutlak dibutuhkan oleh sebuah tim juara.
Menurut Verstappen, filosofi jangka panjang Red Bull selalu berpusat pada pencarian dan pembinaan bakat-bakat baru yang siap meneruskan tongkat estafet kesuksesan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan membalap selamanya di ajang balap mobil roda terbuka paling bergengsi di dunia ini, sehingga kehadiran talenta segar seperti Hadjar menjadi kunci vital bagi keberlangsungan prestasi tim di masa depan.
Ketika ditanya secara spesifik apakah Hadjar memiliki kapasitas mental dan teknik untuk mengambil alih posisinya di dalam garasi tim utama, Verstappen menjawab dengan optimisme tinggi. Ia berharap pembalap muda tersebut dapat bertahan lama bersama skuad berbasis di Milton Keynes ini dan memimpin tim ketika masanya nanti telah usai.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!