MotoGP, Sportrik Media - Marc Marquez akhirnya meraih kemenangan perdananya di musim 2025 pada ajang HungarianGP. Pembalap Ducati ini tampil dominan, mengungguli Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi dalam balapan yang penuh drama.
Berdasarkan laporan resmi, Marquez menunjukkan performa luar biasa sejak awal balapan. Meskipun Bezzecchi memimpin di lap pembuka, Marquez dengan cerdik menempel ketat dan akhirnya menyalip di lap 11 untuk merebut posisi terdepan. Kemenangan ini menandai kebangkitan Marquez sebagai kandidat kuat juara dunia.

Jalannya Balapan yang Penuh Ketegangan
Balapan HungarianGP 2025 berlangsung sengit sejak start. Bezzecchi dari tim Aprilia memimpin dengan kecepatan tinggi, namun Marquez terus memberikan tekanan. Sementara itu, Acosta dari KTM tampil konsisten dan berhasil menyalip Bezzecchi di Tikungan 1, mengamankan posisi kedua. Bezzecchi akhirnya finis di posisi ketiga, menunjukkan performa solid meski tak mampu mengejar duo terdepan.
Drama turut mewarnai balapan. Fermin Aldeguer mengalami crash dan mendapat hukuman long lap penalty. Franco Morbidelli juga dihukum turun satu posisi karena melakukan shortcut di Tikungan 9. Sementara itu, Francesco Bagnaia tampil kurang maksimal setelah menjalani long lap penalty dan disalip oleh Pol Espargaro. Insiden lain melibatkan Johann Zarco dan Jack Miller, yang keduanya gagal finis akibat crash di sektor 2 dan 3.
Dominasi Marquez di Lap-Lap Akhir
Menuju lap terakhir, Marquez berhasil memperlebar jarak dengan Acosta hingga lebih dari tiga detik. Keunggulan ini memastikan kemenangan perdananya musim ini, disambut sorak sorai penonton. Kemenangan ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga memperkuat posisi Ducati di klasemen konstruktor.
Acosta, sebagai rookie sensasional, kembali membuktikan potensinya dengan finis kedua. Sementara itu, Bezzecchi menjaga konsistensi Aprilia di papan atas, meskipun harus puas di posisi ketiga.
Dampak pada Klasemen dan Prospek Masa Depan
Kemenangan ini membawa Marquez kembali ke persaingan papan atas klasemen pembalap. Sementara itu, Acosta terus menunjukkan performa impresif sebagai pendatang baru, dan Bezzecchi mempertahankan peluang Aprilia untuk bersaing di kejuaraan. Dengan balapan yang masih tersisa, persaingan menuju gelar juara dunia semakin memanas.
Untuk pembaruan lebih lanjut tentang MotoGP dan profil pembalap, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
193 |
|
2
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
186 |
|
3
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
177 |
|
4
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
168 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
153 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
138 |
|
7
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
133 |
|
8
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
130 |
|
9
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
78 |
|
10
|
|
Fermin Aldeguer
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
76 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
279 |
|
2
|
|
Ducati
|
269 |
|
3
|
|
KTM
|
165 |
|
4
|
|
Honda
|
95 |
|
5
|
|
Yamaha
|
51 |
Baca Juga
Luca Marini menjelaskan mengapa seluruh pembalap Honda memilih ban belakang lunak pada Assen MotoGP 2026 dan bagaimana karakter RC213V memengaruhi strategi balapan.
Marc Marquez meminta perubahan area run-off Assen MotoGP 2026 setelah sejumlah kecelakaan berkecepatan tinggi membuat pembalap terlempar di gravel.
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026 usai Assen dengan keunggulan tujuh poin atas Marco Bezzecchi, sementara persaingan gelar semakin ketat.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!