Sesi kualifikasi MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island menyajikan drama luar biasa ketika Marc Marquez melakukan kesalahan besar di awal sesi penentuan grid. Pebalap andalan yang sedang terlibat dalam pertarungan sengit perebutan gelar juara dunia ini sempat mendominasi sesi latihan bebas terakhir dalam kondisi trek basah, namun justru tergelincir pada lap terbang pembukanya di tikungan jepit Miller.
Terperosok ke area gravel tanpa catatan waktu satu pun, juara dunia bertahan tersebut berada di ambang bencana posisi start paling buncit untuk balapan utama dan Sprint. Beruntung, ia berhasil membawa motor Ducati miliknya kembali ke area paddock melalui jalan servis, berlari melewati pitlane, dan langsung melompat ke atas motor cadangannya untuk melakukan penyelamatan spektakuler.
“Anda tidak boleh crash pada lap pertama karena itu artinya Anda tidak memiliki catatan waktu. Jadi saya melakukan kesalahan besar di Tikungan 4 itu,” ungkap Marc Marquez di parc ferme usai sesi menegangkan tersebut berakhir.

Keputusan cepat tim untuk menyiapkan motor kedua terbukti menjadi kunci kebangkitan kilat sang pebalap Spanyol. Setelah kembali ke lintasan, ia langsung mencatatkan waktu luar biasa yang menempatkan dirinya di posisi start terdepan dengan keunggulan hampir 1,5 detik dari para pesaing di belakangnya.
Posisi kedua secara impresif diamankan oleh sang adik sekaligus pebalap Gresini, Alex Marquez, yang mengakui bahwa kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat sesi kualifikasi kali ini sangat menguras emosi dan tingkat stres para pebalap di garasi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!