SPONSORED

Marc Marquez Pasrah Finis Ke-6 di Mandalika 2026

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Marc Marquez Pasrah Finis Ke-6 di Mandalika 2026
TO NEWS OVERVIEW
Marc Márquez | foto© Ducati Corse

Pembalap andalan Marc Marquez harus puas mengamankan posisi keenam dalam balapan utama Grand Prix Indonesia yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut mengakui dirinya tidak mampu mengimbangi kecepatan para pembalap Aprilia yang tampil sangat dominan sepanjang akhir pekan ini. Kendati kehilangan puncak klasemen sementara, peraih sembilan gelar juara dunia ini tetap memandang hasil akhir secara positif demi mengamankan poin krusial dalam perburuan gelar.

Memulai balapan hari Minggu dengan modal kemenangan manis pada sesi Sprint hari Sabtu, Marquez sempat menunjukkan start yang menjanjikan. Namun, seiring berjalannya lomba, ia menyadari bahwa kecepatan motornya tidak cukup kompetitif untuk menahan gempuran para rival di depannya. Ia akhirnya harus merelakan posisi finis di belakang para pesaing tangguh termasuk Pedro Acosta dan Ai Ogura.

Hasil kurang maksimal ini membuat takhta kepemimpinan klasemen sementara terpaksa direbut kembali oleh Jorge Martin yang sukses merangsek ke podium ketiga dan unggul tipis dua poin di puncak. Meski demikian, atmosfer di garasi Ducati tetap tenang tanpa ada kekecewaan berlebihan mengingat konsistensi sepanjang akhir pekan tetap terjaga dengan baik di tengah ketatnya persaingan musim 2026 ini.

Max Verstappen Ungkap Masalah Fisik Ekstrem Usai Kemenangan GP Singapur 2026
Baca JugaMax Verstappen Ungkap Masalah Fisik Ekstrem Usai Kemenangan GP Singapur 2026

“Jika seseorang memberi tahu saya pada hari Kamis bahwa saya hanya akan kehilangan tiga poin dari Marco Bezzecchi akhir pekan ini dan mencetak poin yang sama dengan Jorge Martin, saya akan langsung menandatanganinya. Kami menjalani akhir pekan yang hebat dan tampil konsisten. Terutama di paruh kedua balapan kami kesulitan, namun saya puas dengan jalannya akhir pekan ini,” ungkap Marquez.

ADVERTISEMENT

Dalam jalurnya mempertahankan posisi, Marquez terlihat beberapa kali membiarkan lawannya mendahului tanpa perlawanan berarti, terutama ketika melewati tikungan 10. Ia menegaskan bahwa taktik tersebut diambil secara sadar untuk menghindari kecelakaan fatal yang dapat merusak peluang juara dunia.

“Saya tidak mau mengambil risiko yang tidak perlu. Dengan sisa dua belas putaran, saya merasa ritme saya cukup baik, namun saya tahu Acosta dan Ogura pada akhirnya akan melewati saya. Mungkin Di Giannantonio akan melakukan hal yang sama, tetapi ia kemudian melambat. Rencana saya sederhana, yakni tidak mengambil risiko yang tidak perlu,” imbuhnya.

Masalah utama yang dihadapi sang bintang Spanyol ternyata berpusat pada kompon ban belakang yang mengalami penurunan performa drastis, sementara ban depan bekerja sempurna. Keterbatasan daya cengkeram ini membuatnya hanya mampu menyamai kecepatan rival selama sepuluh putaran saja sebelum akhirnya harus realistis menerima keunggulan teknis pabrikan lawan di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU