SPONSORED

Marc Marquez Isyaratkan Kontrak Ducati 2028 Jadi yang Terakhir di MotoGP

Notifikasi
Rifki Haryadi
Rifki Haryadi
0
Marc Marquez Isyaratkan Kontrak Ducati 2028 Jadi yang Terakhir di MotoGP
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez Isyaratkan Kontrak Ducati 2028 Jadi yang Terakhir di MotoGP

Juara dunia Marc Marquez membuka suara mengenai masa depannya di ajang MotoGP dan mengakui bahwa kontrak terbarunya bersama pabrikan Borgo Panigale berpeluang besar menjadi lembaran penutup dalam karier balap profesionalnya. Menjelang akhir pekan Grand Prix Australia, pembalap asal Spanyol tersebut secara terbuka memperkirakan persentase pensiun saat kontraknya berakhir pada 2028.

Perubahan pandangan ini terjadi setelah perjalanan panjang penuh liku, termasuk dominasinya pada musim 2025 untuk merebut gelar juara dunia ketujuh. Namun, cedera lengan kanan yang dialaminya akibat kecelakaan parah di Indonesia pada akhir musim lalu memaksa pembalap berjuluk The Baby Alien itu menjalani rehabilitasi berat serta menyesuaikan diri dengan realitas fisik baru di atas motor.

Dilansir dari Autosport, Marc Marquez mengungkapkan pandangannya yang jauh lebih realistis mengenai masa pensiun dibandingkan beberapa tahun lalu. Kali ini, ia menilai peluang dirinya untuk gantung helm dalam kurun waktu tiga tahun ke depan jauh lebih besar daripada melanjutkan karier balapnya di level tertinggi.

Jadwal dan Siaran Langsung MotoGP Australia 2026: Panduan Lengkap TV dan Live Streaming
Baca JugaJadwal dan Siaran Langsung MotoGP Australia 2026: Panduan Lengkap TV dan Live Streaming

"Kali ini, sedikit lebih rumit untuk menjawab pertanyaan itu," ujar Marc Marquez. "Saya tidak tahu pasti, tetapi, jika saya harus memperkirakannya, saya katakan ada peluang 70% bahwa saya akan pensiun dalam tiga tahun, dan 30% peluang bahwa saya masih akan membalap.">

ADVERTISEMENT

Gelar juara dunia yang direbutnya pada 2025 memberikan ketenangan batin yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dalam karier panjangnya di kejuaraan grand prix. Jika sebelumnya ia tidak pernah bisa menerima hasil finis di luar posisi tiga besar, kini pembalap andalan tim pabrikan Ducati tersebut lebih bisa menerima keadaan ketika harus puas menyelesaikan balapan di posisi keenam atau ketujuh.

"Justru karena gelar tahun lalu, kini saya merasa tenang dan santai. Itu juga menjelaskan mengapa, dalam balapan di mana saya tidak merasa benar-benar nyaman, saya bisa finis keenam atau ketujuh. Gelar itu mengubah cara saya akan pensiun ketika waktunya tiba. Mulai sekarang, apakah saya menang satu lagi atau satu lebih sedikit tidak akan membuat perbedaan. Ketika saya pensiun, saya akan melakukannya sebagai manusia bebas, berdamai dengan diri sendiri," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU