Marc Marquez hampir kehilangan kemenangan di MotoGP Aragon 2026 akibat kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari. Juara dunia bertahan itu mengaku lupa mematikan perangkat ride-height belakang sebelum start, yang membuat motor Ducati-nya menyentuh aspal dan memicu percikan api di tikungan awal.
Padahal, start Marquez tampak sempurna. Dari posisi kedua di grid, ia berhasil melewati polesitter Marco Bezzecchi di Tikungan 1. Namun, masalah muncul saat ia mencoba mempertahankan posisi di Tikungan 2. Bagian belakang motornya menyentuh lintasan, memungkinkan Bezzecchi dan Jorge Martin (Aprilia) untuk menyalipnya.
“Hari ini saya mengulangi strategi kemarin, menyerang di tikungan pertama, tapi saya membuat kesalahan yang sangat besar karena lupa mematikan perangkat belakang,” ungkap Marquez. “Di lap pemanasan, biasanya saya mengaktifkannya di lintasan lurus belakang, lalu harus ingat untuk mematikan sebelum start. Saya tidak ingat. Start saya sempurna, tikungan pertama juga, tapi saat melompat ke tikungan kedua, perangkat itu masih aktif dan motor berada sangat rendah selama sektor satu. Itu momen yang menakutkan.”

Meskipun sempat turun ke posisi ketiga, Marquez berhasil melewati kembali kedua pebalap Aprilia tersebut dan kemudian menahan serangan Pedro Acosta di tengah balapan untuk meraih kemenangan keempatnya musim ini. Namun, ia mengakui kesalahan itu membuat tugasnya jauh lebih sulit.
Bezzecchi pun mengonfirmasi kejadian itu. “Dia melewati saya di Tikungan 1, jadi saya mencoba membuntuti. Saat dia masuk Tikungan 2, saya melihat percikan api dari motornya dan saya hampir menabraknya karena dia berhenti total. Untungnya, saya bisa melewatinya,” kata pebalap asal Italia itu.
Kemenangan ganda di Aragon ini membawa Marquez kembali ke persaingan gelar setelah akhir pekan yang sulit di Silverstone. Dengan Ai Ogura yang mundur dari Aragon GP dan Bezzecchi hanya mampu meraih posisi ketiga, Marquez melompat dari posisi keempat ke kedua di klasemen, hanya tertinggal 19 poin dari Martin.
“Inilah yang harus saya lakukan jika saya ingin memiliki peluang kecil untuk memperebutkan gelar,” kata pemenang sembilan kali ini. “Jorge dan Marco tampil sangat baik, mereka sangat cepat. Bukan hanya mereka, Ogura juga akan kembali. Tapi saya harus memanfaatkan momen ini.”
Dengan kondisi lengan kanannya yang masih menjadi pembatas, Marquez menegaskan pentingnya memaksimalkan performa di Aragon, sirkuit yang sudah ia taklukkan delapan kali di MotoGP.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!