SPONSORED

M-Sport Lihat Peluang Besar di WRC Yunani 2026

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
M-Sport Lihat Peluang Besar di WRC Yunani 2026 TO NEWS OVERVIEW
Photo: M-Sport Ford WRT

M-Sport Ford WRT melihat Rally Yunani 2026 sebagai peluang penting untuk meraih hasil kuat ketika Kejuaraan Reli Dunia kembali bergulir pekan depan. Posisi start yang lebih menguntungkan dibanding rival-rival utama dinilai bisa menjadi faktor penentu pada reli gravel yang terkenal keras tersebut.

Edisi tahun ini menghadirkan sejumlah perubahan besar. Pusat reli berpindah dari Lamia ke Loutraki, sekitar 280 kilometer lebih ke selatan, sementara rute baru mencakup lebih dari 320 kilometer special stage yang terdiri dari kombinasi lintasan baru, lintasan yang kembali digunakan, serta beberapa ruas yang pernah dipakai pada edisi sebelumnya.

Meski demikian, karakter utama Rally Yunani tetap tidak berubah. Reli ini dikenal sebagai salah satu putaran paling berat dalam kalender WRC dengan permukaan berbatu dan kondisi ekstrem yang memberikan tekanan besar terhadap mobil. Faktor keandalan sering kali sama pentingnya dengan kecepatan murni dalam menentukan hasil akhir.

Esapekka Lappi Soroti Dominasi Toyota Jelang Estonia
Baca JugaEsapekka Lappi Soroti Dominasi Toyota Jelang Estonia

Josh McErlean, Jon Armstrong, Martins Sesks, dan Jourdan Serderidis akan memulai reli dari posisi yang relatif lebih belakang. Situasi tersebut dapat memberikan keuntungan karena lima dari enam special stage pada leg pembuka Jumat hanya akan dilalui satu kali, membuat posisi start menjadi elemen strategis yang sangat penting.

ADVERTISEMENT

"Cuacanya akan panas, berbatu, dan berat seperti biasanya di Yunani, tetapi saya pikir reli ini juga memberikan peluang karena hasilnya bisa sangat sulit diprediksi. Ada banyak special stage baru dan banyak lintasan first pass yang seharusnya menguntungkan posisi start kami," kata McErlean.

Pembalap Irlandia itu menilai hampir segala kemungkinan bisa terjadi di Yunani. Menurutnya, keuntungan posisi start harus dimaksimalkan sambil menghindari batu-batu yang berpotensi menyebabkan kerusakan atau ban pecah. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan optimisme M-Sport menjelang reli.

Armstrong memiliki pandangan serupa. Pembalap asal Irlandia Utara itu hanya akan menjalani Rally Yunani untuk kedua kalinya setelah finis kedua di Junior WRC pada 2022. Ia meyakini risiko puncture dan berbagai masalah teknis akan sangat tinggi, sehingga kemampuan menghindari masalah dapat menjadi kunci meraih hasil besar. M-Sport sendiri memiliki sejarah kuat di Yunani dengan delapan kemenangan, termasuk kemenangan terakhir yang diraih Mikko Hirvonen pada 2009.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU