Tim TekworkX Motorsport hadir dengan misi yang jauh melampaui sekadar perebutan trofi dan catatan waktu di atas lintasan aspal. Mobil balap mereka kini tampil mencolok berbalut livery unik bertema unicorn, sebuah bentuk dukungan emosional sekaligus penggalangan dana bagi Brain Foundation setelah ujian berat menimpa keluarga sang pemilik tim.
Pemilik Rob Woods harus menghadapi kenyataan pahit ketika dirinya mengalami dua kali pecah aneurisma otak pada tahun lalu. Ia harus menjalani operasi darurat pada bulan Juni sebelum akhirnya menjalani prosedur lanjutan untuk pemasangan stent. Beruntung, ia dinyatakan bersih pada April tahun ini meski tetap wajib menjalani pemeriksaan rutin setiap dua belas bulan sekali.
Namun, ujian kembali datang ketika putri sekaligus manajer operasional tim, Rachelle, didiagnosis dengan kondisi serupa tidak lama setelah ayahnya mendapat lampu hijau dari dokter. Situasi yang melibatkan faktor genetik ini sontak mengguncang seluruh anggota garasi dan memotivasi mereka untuk menyuarakan pentingnya riset pencegahan medis.

Manajer tim Patrick Vanderzwan menjelaskan bagaimana ide desain spektakuler ini lahir langsung dari buah pikiran cucu Rob yang berusia empat tahun, Willow. Dengan bimbingan bocah tersebut, mobil balap mereka disulap menjadi kanopi penuh warna guna menarik perhatian publik terhadap bahaya aneurisma otak.
Di tengah misi mulia di luar lintasan ini, perjuangan kompetitif juga tetap berjalan sengit di kejuaraan. Pembalap Love saat ini masih bertengger di posisi keempat klasemen sementara dengan menyisakan dua seri pemungkas, terpaut 68 poin dari rekan setimnya yakni Clay Osborne.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!