Liam Lawson menyoroti transformasi besar Racing Bulls sejak awal musim, saat tim tersebut terus menunjukkan performa kuat di persaingan papan tengah Formula 1.
Skuad saudara Red Bull itu menjadi salah satu pencetak poin reguler musim ini. Grand Prix Miami menjadi satu-satunya balapan ketika Racing Bulls gagal finis di posisi 10 besar, sementara saat ini tim berada di peringkat keenam klasemen konstruktor.
Racing Bulls hanya tertinggal satu poin dari Alpine dalam pertarungan papan tengah yang sangat ketat. Kebangkitan tim tersebut juga berjalan searah dengan pemulihan performa Lawson, setelah musim 2025 yang sulit ketika ia sempat naik ke Red Bull sebelum segera kembali ke Racing Bulls.

Ketika ditanya bagaimana ia membantu mendorong perkembangan tim musim ini, Lawson menegaskan bahwa prosesnya tidak berasal dari satu perubahan besar, melainkan dari pekerjaan rutin yang dijalankan lebih konsisten sejak awal.
“Sejujurnya, prosedurnya sangat normal. Kami melakukan jumlah pekerjaan simulator yang normal di belakang layar,” kata Lawson kepada media termasuk RacingNews365.
“Mungkin kami juga menghabiskan sedikit waktu tambahan di Faenza, terutama pada awal tahun. Pengembangan tahun ini dimulai sangat, sangat awal.”
“Kami mulai mengerjakan mobil tahun ini sejak tahun lalu, lalu pada Januari kami melakukan banyak pengembangan.”
Dalam musim yang menjadi awal siklus regulasi baru, pengembangan mobil menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing. Lawson menilai Racing Bulls telah membuat kemajuan besar sejak tes pramusim di Barcelona hingga kembali menjalani akhir pekan balapan di sirkuit yang sama.
“Dari titik awal kami, dari posisi mobil kami saat tes pramusim di Barcelona, perkembangannya sudah sangat, sangat jauh,” ujar Lawson.
“Itu cukup luar biasa ketika menjalani akhir pekan balapan di Barcelona dan memiliki perbandingan dengan apa yang kami miliki pada awal tahun, serta sejauh mana mobil ini berkembang.”
Lawson memberi kredit besar kepada tim atas peningkatan tersebut, tetapi menekankan bahwa hasil Racing Bulls bukan produk dari satu area spesifik. Menurutnya, kombinasi persiapan, prosedur kerja, dan eksekusi akhir pekan balapan menjadi dasar konsistensi tim dalam merebut poin.
“Jadi kredit besar untuk tim, tetapi ini adalah kombinasi dari banyak hal, dan tidak ada satu hal yang sangat spesifik,” kata Lawson.
“Kami hanya terus mengerjakan semua prosedur untuk memastikan kami siap, dan bagi saya pribadi, mencoba mengeksekusi sebaik mungkin pada akhir pekan balapan.”
Performa Racing Bulls kini menjadi salah satu indikator penting dalam pertarungan papan tengah, dengan Lawson dan tim berusaha mempertahankan tren poin saat persaingan konstruktor memasuki fase berikutnya musim ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!