Charles Leclerc kembali menunjukkan tajinya di sesi latihan bebas kedua (FP2) Formula 1 Bahrain Grand Prix yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pembalap Ferrari itu mencatat waktu tercepat 1 menit 37,528 detik, mengungguli Isack Hadjar dari Red Bull dengan selisih tipis 0,099 detik. Sesi ini berlangsung kering meski sempat diprediksi hujan 90%, dan menjadi ajang pembuktian kecepatan para tim papan atas.
Leclerc, yang juga tercepat di FP1? Tidak, Max Verstappen yang memimpin FP1. Namun di FP2, Leclerc bangkit dan mencatat waktu yang hanya terpaut delapan ratus detik dari waktu Verstappen di FP1. Menariknya, waktu Leclerc masih lebih lambat lebih dari enam detik dibandingkan waktu FP2 terakhir F1 di Malaysia pada 2017 silam. Ini menunjukkan karakteristik trek dan regulasi yang berbeda, namun tetap menjadi patokan performa.
Isack Hadjar, yang baru kembali setelah absen tiga balapan karena cedera pergelangan tangan, tampil impresif dengan menempati posisi kedua. Meski begitu, ia dan rekan setimnya, Verstappen, mengeluhkan keseimbangan mobil Red Bull. Hadjar menyebut mobilnya "memantul gila-gilaan" dengan osilasi pada rem yang membuatnya sulit masuk tikungan, sementara Verstappen mengatakan bagian belakang mobilnya "melompat-lompat". Keluhan ini menjadi catatan penting bagi tim Red Bull untuk sesi kualifikasi nanti.

Verstappen harus puas di posisi keempat, tetapi ia mencatat waktu terbaiknya menggunakan ban medium, bukan soft. Ia sudah menggunakan dua set ban soft di FP1, sehingga di FP2 ia lebih fokus pada simulasi balapan. Sementara itu, pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, masing-masing finis di posisi keenam dan ketiga. Lewis Hamilton melengkapi lima besar, terpaut 0,305 detik dari Leclerc. Hamilton harus menghadap steward setelah sesi karena diduga menghalangi Gabriel Bortoleto di tikungan 9.
Di sisi lain, Mercedes yang membawa paket upgrade harus puas dengan posisi ketujuh dan kedelapan melalui George Russell dan Kimi Antonelli. Keduanya tidak bisa mendapatkan lap bersih dengan ban soft: Russell melebar di tikungan terakhir dan memilih masuk pit, sementara Antonelli terganggu saat menyalip mobil lambat. Akibatnya, waktu terbaik mereka dicatat dengan ban medium, sekitar setengah detik lebih lambat dari Leclerc. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Mercedes untuk memaksimalkan potensi mobil barunya.
Insiden lain terjadi ketika Gabriel Bortoleto mengalami kegagalan mekanis dan berhenti di tikungan 8, memicu virtual safety car (VSC) di akhir sesi. Sesi FP2 ini juga mencatatkan sepuluh pembalap teratas diisi oleh Liam Lawson (Racing Bulls) dan Pierre Gasly (Alpine). Sementara itu, pembalap debutan seperti Arvid Lindblad dan Ollie Bearman menunjukkan performa menjanjikan di luar sepuluh besar.
Dengan hasil ini, persaingan di Bahrain Grand Prix Malaysia semakin memanas. Leclerc dan Ferrari tampil sebagai ancaman utama, tetapi Red Bull dan McLaren tidak jauh tertinggal. Sesi kualifikasi akan menjadi penentu siapa yang benar-benar siap merebut pole position. Jangan lewatkan aksi seru di lintasan Sepang, hanya di Sportrik Media.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!