Lando Norris harus puas finis di posisi keempat pada balapan Formula 1 Grand Prix Singapura 2026 setelah mengalami akhir pekan yang sangat menantang di Sirkuit Marina Bay. Pembalap asal Inggris tersebut secara terbuka mengkritik performa mobil MCL40 yang dinilainya tidak cukup cepat dan sangat mustahil untuk dikendarai dengan nyaman sepanjang 62 putaran di atas aspal panas Singapura. Masalah keseimbangan dan kecepatan ini membuat tim asal Woking tersebut tertinggal jauh dari barisan depan dalam persaingan ketat musim ini.
Setelah sempat mencatatkan kemenangan beruntun di paruh pertama musim, performa McLaren dan sang juara dunia bertahan kini tampak kembali melorot ke kelompok tengah. Di Singapura, Norris sama sekali tidak memiliki kecepatan yang memadai untuk bertarung melawan para rival utamanya seperti Max Verstappen yang keluar sebagai pemenang balapan. Garis finis dilewati Norris dengan selisih waktu mengkhawatirkan, yakni terpaut hingga 40 detik di belakang sang juara balapan asal Belanda tersebut.
Menatap seri-seri berikutnya di Austin dan Meksiko, Norris meyakini bahwa timnya masih berada dalam posisi yang sangat jauh untuk bisa mengincar kemenangan dalam waktu dekat. Dilansir dari Motorsport Week, ia mengungkapkan betapa sulitnya menjinakkan MCL40 belakangan ini, di mana pengalaman mengemudikannya terasa seperti berjalan di atas sebilah pisau pada setiap tikungan. Karakteristik mobil yang tidak kenal kompromi ini menuntut tingkat konsentrasi yang luar biasa tinggi dari sang pembalap di balik kokpit.

“Mobil ini tidak cukup cepat dan terlalu sulit untuk dikendarai. Kami tertinggal jauh,” ujar Norris kepada media termasuk Motorsport Week. Ia menambahkan bahwa dirinya harus memaksakan mobil di setiap aspek secara presisi tanpa bisa membiarkan kendaraan melakukan tugasnya sendiri. “Anda harus mengendarainya dengan cara yang membutuhkan begitu banyak konsentrasi dan kemampuan. Ini sangat melelahkan secara mental karena betapa kerasnya Anda harus bekerja di balik kemudi.”
Situasi pelik ini membuat pengemudian terasa tidak natural dan menyulitkan pencapaian catatan waktu optimal di sesi kualifikasi. Norris menjelaskan bahwa batasan performa mobil menghalangi segala upaya magis di lintasan karena kurangnya kecepatan murni dari kendaraan. Menyongsong balapan berikutnya di Circuit of the Americas, pembalap bernomor 4 tersebut saat ini masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap Formula 1 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!