SPONSORED

Kisah Unik Rubens Barrichello dan Bistecca Fiorentina di Balik Tes F1 2000

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Kisah Unik Rubens Barrichello dan Bistecca Fiorentina di Balik Tes F1 2000
TO NEWS OVERVIEW
Kisah Unik Rubens Barrichello dan Bistecca Fiorentina di Balik Tes F1 2000

Masa-masa awal era keemasan Formula 1 pada tahun 2000 menyimpan cerita menarik di balik layar yang melibatkan kerja keras para pembalap penguji dan teknisi handal di dalam garasi tim kuda jingkrak. Rubens Barrichello memegang peranan krusial dalam melakukan pekerjaan berat di balik layar yang sukses meletakkan fondasi kokoh bagi gelar juara dunia pertama Michael Schumacher bersama skuad asal Maranello pada musim tersebut.

Sepanjang kalender kompetisi tahun 2000, pembalap asal Brasil tersebut menjadi rekan satu garasi sang legenda Jerman dan menghabiskan ribuan kilometer di atas kokpit untuk menyempurnakan performa mobil balap Ferrari F1-2000. Dalam sebuah kesempatan obrolan santai di Monza, ia mengenang kembali momen-momen melelahkan sekaligus menggelitik ketika dirinya harus melahap program pengujian privat secara intensif di tengah jadwal balapan yang sangat padat.

"Ricordo che ero in Italia per il Gran Premio di Imola ed ero stato in pista dal giovedi a domenica," kenang Barrichello saat menceritakan bagaimana ia awalnya sangat ingin segera pulang untuk menemui putranya yang masih berusia satu tahun, sebelum sebuah panggilan telepon mengubah seluruh rencana liburannya akhir pekan itu.

Evaluasi Insiden GP Singapura 2026: Oscar Piastri Dukung Keputusan McLaren
Baca JugaEvaluasi Insiden GP Singapura 2026: Oscar Piastri Dukung Keputusan McLaren

Panggilan tersebut datang langsung dari Ross Brawn yang meminta sang pembalap untuk segera bersiap menjalani sesi uji coba tambahan dari hari Selasa hingga Kamis di Sirkuit Mugello, sebuah agenda mendadak yang menguji ketahanan fisik dan mental sang pembalap secara maksimal di atas lintasan aspal Italia.

ADVERTISEMENT

Puncak dari cerita tersebut terjadi ketika sesi latihan melelahkan selama sepekan itu akhirnya rampung, di mana sang direktur teknik datang membawa kabar tak terduga sambil menjanjikan sebuah jamuan makan malam mewah berupa daging steak khas Firenze terbaik di dunia sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa di atas lintasan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU