SPONSORED

Kebangkitan Enea Bastianini Temukan Sentuhan Terbaik di Motegi

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Kebangkitan Enea Bastianini Temukan Sentuhan Terbaik di Motegi
TO NEWS OVERVIEW
Is Enea Bastianini back to his best?

Akhir pekan balap MotoGP di Sirkuit Motegi, Jepang, menjadi saksi kebangkitan performa Enea Bastianini yang tampil gemilang bersama skuad Tech3 KTM. Pembalap asal Italia ini mengakui bahwa dirinya telah berhasil menemukan kembali sensasi berkendara yang sudah sangat lama hilang dari genggamannya, menyusul serangkaian hasil kurang memuaskan pada paruh pertama musim balap.

Perjalanan impresif Bastianini di Negeri Sakura sebenarnya sudah terlihat sejak sesi kualifikasi ketika ia sukses mengamankan posisi start ketujuh yang sangat kompetitif. Memanfaatkan momentum dari insiden kekacauan di tikungan pertama lap pembuka balapan sprint, ia tampil trengginas untuk merangsek ke depan dan mengamankan posisi keempat yang krusial bagi kepercayaan dirinya dan tim.

Konsistensi performa tersebut kembali ia buktikan pada balapan utama hari Minggu, di mana ia bahkan hampir mengamankan podium pertamanya musim ini. Sayangnya, ia harus puas finis di posisi keempat setelah tertinggal tipis kurang dari sepersepuluh detik dari pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, dalam duel sengit hingga garis finis.

Jadwal Lengkap MotoGP Mandalika 2026: Sesi dan Jam WIB
Baca JugaJadwal Lengkap MotoGP Mandalika 2026: Sesi dan Jam WIB

Dilansir dari Motorsport Week, kunci kebangkitan kecepatan Bastianini terletak pada sesi pemanasan pagi hari yang diperpanjang, di mana ia dan krunya berhasil memecahkan masalah cengkeraman ban Michelin. Ia sempat mencoba ban kompon medium sebelum beralih ke ban keras yang langsung memberikan feedback positif sejak lap pertama, membuat strategi pemilihan ban untuk balapan utama menjadi sangat jelas.

ADVERTISEMENT

"Saya sangat senang, karena saya sudah menunggu sangat lama untuk bisa membalap seperti ini lagi," ungkap Enea Bastianini kepada GPOne. "Hari ini hal itu akhirnya terjadi. Pagi ini terasa sedikit aneh, karena kami tidak menyangka ban ini akan bekerja dengan sangat baik. Kami mencoba medium terlebih dahulu, lalu saya mencoba ban keras dan itu langsung bekerja dengan baik, sejak lap pertama. Pada titik itu, pilihan untuk balapan sudah sangat jelas."

Meskipun merasa sangat puas dengan lonjakan performa yang ia tunjukkan, Bastianini tetap memilih untuk bersikap realistis dan tidak ingin terburu-buru menyimpulkan bahwa dirinya telah sepenuhnya kembali ke bentuk terbaiknya. Ia menyadari bahwa satu hasil apik di Motegi belum cukup untuk menjamin konsistensi di sisa kalender balap MotoGP musim ini.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa kami sudah kembali ke hari-hari kejayaan itu, tetapi di sirkuit ini kami sangat kompetitif," tegas Enea Bastianini. "Kami menemukan kecepatan kami lagi dan tentu saja itu tidak terjadi secara kebetulan. Setelah Spielberg, kami bekerja sangat keras, karena kami melihat Pedro jauh lebih kompetitif daripada kami. Kami terus mempelajari data dari hari Jumat hingga hari ini dan pada akhirnya saya bisa kembali berada di barisan terdepan."

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU