Jorge Martin melaju ke Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi akhir pekan ini sebagai pemimpin klasemen MotoGP. Pembalap Aprilia Racing itu mengantongi keunggulan dua belas poin atas juara bertahan Marc Marquez, sementara Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta masih belum bisa diabaikan dalam perburuan gelar. Dengan lima balapan dalam enam pekan ke depan, Jepang menjadi pembuka fase krusial musim ini.
Berbeda dari tahun lalu, Martin tiba di Motegi dengan posisi yang jauh lebih menguntungkan. Musim 2025, ia mengalami patah tulang selangka usai bersenggolan dengan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, di Sprint. Kini, juara dunia MotoGP 2024 itu datang sebagai pemuncak klasemen setelah menang Sprint dan finis kedua di Spielberg. Juara GP Jepang 2023 tersebut membidik kemenangan Grand Prix keduanya di musim 2026.
Marc Marquez berada di posisi kedua, terpaut dua belas poin. Pembalap Ducati Lenovo Team itu kembali ke sirkuit tempat ia mengunci gelar MotoGP ketujuh dan gelar dunia kesembilannya secara keseluruhan tahun lalu. Pola musim 2026-nya menarik: Marquez selalu menang setiap kali naik podium Grand Prix, lima kali dari lima kesempatan. Ia juga telah mengoleksi enam kemenangan Sprint.

Bezzecchi dan Acosta Masih Mengintai
Marco Bezzecchi menempati peringkat ketiga dengan defisit 42 poin dari Martin. Pembalap Italia itu tampil kuat pada paruh overseas musim 2025, mencetak poin terbanyak kedua di grid sejak Motegi. Performa apiknya di trek Asia dan Oceania bisa menjadi ancaman bagi rekan setimnya.
Pedro Acosta juga semakin terjun ke dalam pertarungan. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu selalu finis lima besar dalam lima balapan MotoGP terakhir. Tiga lomba terakhirnya berbuah podium, dengan kemenangan MotoGP pertamanya di Grand Prix terbaru menjadi puncaknya. Meski tertinggal 72 poin dari Martin, Acosta menunjukkan performa menjanjikan pada periode ini musim lalu, dengan poin terbanyak ketiga sejak Jepang. Motegi juga menjadi salah satu sirkuit di mana ia hampir meraih kemenangan MotoGP pertamanya di musim rookie.
Ai Ogura datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk balapan kandangnya. Pembalap Jepang itu kembali ke performa terbaik dengan dua finis keempat di Austria dan berpeluang bersinar di depan pendukung sendiri. Tahun lalu, ia absen pada balapan Minggu GP Jepang.
Fabio Di Giannantonio hanya terpaut empat poin dari Acosta di klasemen. Namun, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu gagal finis lima besar dalam empat balapan terakhir dan perlu bangkit untuk mempertahankan posisinya.
Raul Fernandez juga patut diperhitungkan. Pembalap Trackhouse Racing itu meraih podium pertamanya di MotoGP pada Sprint di Spielberg, menunjukkan potensi Aprilia untuk bersaing di depan. Kini ia bertekad melanjutkan momentum di Motegi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!