Kabar buruk kembali menghampiri Joan Mir. Pembalap Honda itu dipastikan absen pada dua seri berikutnya, Grand Prix Jepang di Motegi dan Grand Prix Indonesia di Mandalika, setelah kondisi kesehatannya belum membaik. Tim Repsol Honda mengumumkan hal ini pada Selasa, memperpanjang masa istirahat juara dunia 2020 tersebut.
Mir sebelumnya sudah melewatkan GP Austria akhir pekan lalu. Ia mundur pada lap kelima GP San Marino di Misano, 13 September, dan langsung terbang ke Barcelona keesokan harinya untuk menjalani serangkaian tes medis. Hasilnya, Honda menyatakan adanya parameter tidak normal dalam tes darah yang memerlukan investigasi lebih lanjut.
“Analisis detail mengungkap adanya perubahan parameter pada hasil tes darah yang membutuhkan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut,” demikian pernyataan resmi Honda. Gejala yang dialami Mir selama akhir pekan di Misano membuat dokter menyarankan fokus pada pemulihan sambil terus mencari penyebab pasti ketidaknyamanan yang ia rasakan.

Honda Kehilangan Pembalap Utama di Dua Seri Asia
Absennya Mir jelas menjadi pukulan bagi Honda yang tengah berjuang di musim yang sulit. Apalagi, dua balapan yang akan ia lewatkan adalah balapan kandang bagi pabrikan sayap emas itu, terutama Motegi. Honda harus segera mencari pengganti untuk mengisi kursi RC213V.
Situasi bertambah rumit karena Takaaki Nakagami, yang biasanya menjadi pembalap LCR Honda, akan tampil sebagai wild card di Motegi bersama HRC Test Team. Nakagami memiliki program dan aktivasi tersendiri, sehingga tidak bisa serta-merta menggantikan Mir. Opsi paling logis adalah Aleix Espargaro, pembalap penguji veteran HRC yang sedang dalam masa pemulihan cedera punggung serius. Nama Cal Crutchlow juga bisa muncul, mengingat ia sempat menggantikan Johann Zarco di LCR Honda selama enam balapan musim ini hingga GP Jerman terakhir.
Yang jelas, Honda belum menetapkan tanggal kembalinya Mir. GP Australia di Phillip Island, 23-25 Oktober, disebut sebagai balapan terakhir di sirkuit ikonik tersebut, tetapi Honda tidak menandai balapan itu sebagai target comeback Mir. Mereka lebih memilih fokus pada pemulihan penuh pembalap asal Mallorca itu.
Masa Sulit Mir Bersama Honda
Kerja sama Mir dengan Honda akan berakhir pada 29 November di Valencia. Periode empat tahun yang bertepatan dengan salah satu masa terendah Honda secara teknis dan kompetitif. Selama membela Honda, Mir hanya mampu meraih dua podium ketiga, sementara kecelakaan menjadi momok besar. Ia tercatat mengalami 79 crash dalam 70 balapan bersama RC213V, sebuah angka yang sangat tinggi dan menguras fisik serta mentalnya.
Musim depan, Mir akan memulai babak baru bersama Ducati satelit di tim Gresini. Namun untuk saat ini, fokusnya adalah kesehatan. Honda pun harus segera menentukan pengganti agar bisa tampil kompetitif di hadapan pendukung sendiri di Motegi dan Mandalika.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!