Jack Miller menyebut Yamaha masih kehilangan sekitar 15 hingga 20 tenaga kuda dibandingkan para rivalnya, meski ia mampu menutup Practice MotoGP Jerman di posisi kelima.
Pembalap Pramac tersebut mencatatkan putaran terbaik dengan selisih 0,447 detik dari Marc Marquez. Miller menjadi pembalap Yamaha terdepan dan berada 10 posisi di atas pembalap lain dari pabrikan tersebut pada akhir sesi Jumat di Sachsenring.
Miller menilai karakter Sachsenring membantu menyamarkan kelemahan terbesar Yamaha karena lintasan itu tidak terlalu menuntut tenaga mesin. Menurutnya, pengendalian gas sepanjang lap serta peningkatan grip dibandingkan motor musim lalu membuat paket Yamaha lebih mudah dimaksimalkan.

“Saya merasa nyaman dengan kecepatannya. Saya juga merasa nyaman saat melaju sendiri. Menyenangkan berada di lintasan yang tidak membuat kami bergantung pada tenaga mesin,” kata Miller.

Ia menjelaskan kekurangan tenaga memaksa Yamaha mengandalkan pengereman lebih lambat dan akselerasi lebih awal dibandingkan rival. Kondisi tersebut memberikan beban tambahan pada sasis dan ban karena pembalap harus mempertahankan kecepatan tikungan untuk menutupi defisit di lintasan lurus.
“Sepanjang tahun ini masalahnya adalah kami membutuhkan lebih banyak tenaga. Kami kehilangan antara 15 hingga 20 tenaga kuda dibandingkan yang lain, setidaknya. Setelah itu, motor akan berperilaku seperti kendaraan yang sepenuhnya berbeda,” ujarnya.
Miller menambahkan bahwa kualitas pembalap tidak selalu cukup untuk mengatasi keterbatasan paket teknis. Ia merujuk periode sulit Marc Marquez bersama Honda dan Valentino Rossi bersama Ducati sebagai contoh bahwa pembalap terdepan tetap bergantung pada performa dasar motor.
Hasil kelima pada Jumat menjadi dorongan penting bagi Miller, tetapi performa tersebut juga menegaskan bahwa karakter Sachsenring lebih sesuai dengan Yamaha dibandingkan lintasan yang menuntut akselerasi dan tenaga maksimum. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan posisi kompetitif ketika sesi kualifikasi dan balapan meningkatkan beban terhadap ban serta sasis.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!