Dunia pendidikan menengah di Italia mencatatkan sejarah baru ketika Monza tidak hanya dikenal sebagai rumah bagi ajang adu kecepatan, melainkan resmi bertransformasi menjadi laboratorium edukasi interaktif bagi para pelajar.
Terletak tidak jauh dari sirkuit legendaris, Collegio Villoresi meluncurkan proyek terobosan bertajuk Sim Racing at School dengan menghadirkan simulator balap profesional ke dalam ruang kelas matematika dan fisika untuk pertama kalinya.
Proyek inovatif ini menggunakan perangkat lunak iRacing, Assetto Corsa, serta sistem telemetria nyata guna menerjemahkan rumus teoretis yang rumit menjadi pengalaman praktis yang dapat dirasakan langsung oleh para siswa.

Geronimo La Russa selaku presiden ACI menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata pendekatan humanisme digital serta sarana edukasi mobilitas bertanggung jawab yang menggunakan bahasa anak muda masa kini.
Sementara itu, rektor institusi don Giorgio Greco menekankan pentingnya menguasai teknologi alih-alih dikuasai olehnya, dengan tetap meletakkan kesadaran manusia sebagai pusat dari setiap keputusan krusial di lintasan maupun kehidupan.
Ide cemerlang ini diinisiasi oleh kepala sekolah Danilo Piazza yang melihat bahwa gairah terhadap dunia motorsport dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mengasah pemikiran kritis, kerja sama tim, serta pemahaman fisika terapan.
Dengan dukungan resmi dari ACI serta kontribusi dari Motorsport Technical School di Lesmo, para siswa kini dapat langsung menganalisis data akselerasi lateral dan konsumsi energi usai menyelesaikan sesi simulasi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!