Akhir pekan lalu menyisakan memori emosional yang mendalam bagi Jari-Matti Latvala di ajang World Rally Championship. Di satu sisi, pabrikan asal Jepang tersebut merayakan keberhasilan besar dengan mengamankan gelar juara dunia pebalap ketujuh dari delapan musim terakhir. Namun, di sisi lain, drama tragis tersaji di tikungan terakhir menjelang garis finis yang mengubah segalanya dalam sekejap.
Kemenangan manis yang diraih oleh Elfyn Evans harus dibayar dengan kepedihan luar biasa yang menimpa Oliver Solberg. Kegagalan dramatis yang terjadi hanya 200 meter sebelum garis akhir membuat suasana di garasi tim mendadak berubah kontras antara tangisan kebahagiaan dan kehancuran mental yang mendalam bagi kubu yang kalah.
Dilansir dari DirtFish, prinsipal tim Toyota tersebut mengakui bahwa momen tersebut merupakan ujian terbesar sepanjang karier manajemennya. "Saya harus katakan ini mungkin hari terberat dalam karier saya sebagai prinsipal tim," ujar Jari-Matti Latvala. Kebingungan melanda ketika ia harus membagi fokus untuk merayakan kesuksesan pebalap utamanya sekaligus menguatkan pebalap lain yang baru saja kehilangan mimpi di detik-detik akhir.

Tanpa memihak siapapun, langkah pertama yang diambil oleh sang pimpinan tim adalah mendatangi kendaraaan Oliver Solberg di garis henti powerstage sebelum ikut merayakan pesta juara bersama Elfyn Evans. "Oliver benar-benar hancur. Dia menangis dan Anda bisa melihat bahwa dia memiliki segalanya di tangannya lalu kehilangannya, dan dia sangat terpukul," kenang Latvala mengenai kondisi pebalap mudanya yang sedang dirundung duka.
Di sisi lain, beban mental yang dipikul oleh Elfyn Evans akhirnya terbayar tuntas setelah sekian lama berusaha keras dan lima kali menjadi runner-up kejuaraan. Latvala meyakini bahwa kerja keras luar biasa yang ditunjukkan oleh pebalapnya selama bertahun-tahun telah membuahkan hasil setimpal, yang diyakini akan mengangkat beban psikologis berat dan membuatnya jauh lebih berbahaya serta rileks pada musim-musim mendatang di panggung reli dunia.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!