SPONSORED

Hamilton Dukung Vasseur, Spekulasi Horner ke Ferrari Mencuat

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Hamilton Dukung Vasseur, Spekulasi Horner ke Ferrari Mencuat
TO NEWS OVERVIEW
Hamilton Dukung Vasseur, Spekulasi Horner ke Ferrari Mencuat

Lewis Hamilton tidak tinggal diam menghadapi spekulasi yang menyeret nama Christian Horner ke kursi panas Ferrari. Saat ditanya apakah ia masih percaya pada arah tim di bawah Fred Vasseur, juara dunia tujuh kali itu menjawab singkat namun tegas: "Yes." Jawaban itu keluar di tengah weekend Grand Prix Baku 2026, ketika paddock justru ramai membicarakan komentar Horner dalam wawancara dengan The Times.

Horner, yang lama menjadi team principal Red Bull, memang sedang bersiap meluncurkan buku berjudul Drive. Dalam wawancara itu ia mengaku sudah cukup kaya untuk tidak perlu bekerja lagi, tetapi masih merasa tergoda untuk kembali ke Formula 1. Yang kemudian menjadi sorotan: ia menyebut Ferrari sebagai satu-satunya tim yang bisa membuatnya kembali ke peran tradisional, bahkan sebagai karyawan biasa. Pernyataan ini sontak memicu spekulasi liar tentang masa depan Vasseur di Maranello.

Sejarah mencatat Ferrari dan Horner pernah beberapa kali bersentuhan. Pada 2010, sempat muncul wacana mendatangkan Horner ke Maranello sebagai bagian dari paket dengan Adrian Newey. Namun hingga kini belum ada bukti konkret bahwa skenario tersebut akan terwujud. Banyak yang menilai pernyataan Horner lebih sebagai bagian dari promosi buku ketimbang sinyal serius dari Ferrari.

Mekies Ubah Kultur Red Bull, Podium Ganda di Baku
Baca JugaMekies Ubah Kultur Red Bull, Podium Ganda di Baku

Mantan pembalap F1 yang kini menjadi pundit Sky Germany, Timo Glock, angkat bicara. Ia menilai komentar Horner justru menempatkan Vasseur pada posisi yang canggung tanpa alasan. "Vasseur telah membawa Ferrari kembali ke posisi sekarang. Dia membawa struktur dan ketertiban ke dalam tim. Menggantinya sekarang dan memulai gelombang perubahan besar berikutnya akan sepenuhnya salah secara strategis dari sudut pandang Ferrari," ujar Glock.

ADVERTISEMENT

Pandangan Glock mencerminkan realitas bahwa Vasseur telah membangun fondasi yang kokoh sejak mengambil alih kursi team principal. Ferrari di bawah komandonya perlahan kembali kompetitif, meski masih harus berjuang melawan dominasi tim-tim rival. Pergantian kepemimpinan di tengah periode krusial semacam ini berpotensi mengganggu momentum yang sudah susah payah dibangun.

Di sisi lain, Hamilton jelas tidak ingin terjebak dalam drama yang bisa mengalihkan fokusnya. Pembalap Inggris itu memilih memberikan dukungan penuh kepada Vasseur, menunjukkan bahwa ia melihat stabilitas sebagai kunci untuk mencapai target bersama Ferrari. Hubungan baik antara pembalap dan team principal menjadi modal penting dalam menghadapi sisa musim yang menegangkan.

Hingga kini, belum ada indikasi bahwa Ferrari benar-benar mempertimbangkan untuk mendepak Vasseur. Spekulasi yang beredar lebih banyak bersumber dari pernyataan Horner sendiri, yang kebetulan sedang gencar melakukan tur promosi. Bagi para penggemar, saga ini mungkin menarik untuk diikuti, tetapi di atas lintasan, fokus tetap pada performa tim dan perburuan gelar.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU