Kegagalan unit daya yang dialami George Russell pada balapan sebelumnya berdampak langsung pada akhir pekan Formula 1 GP Singapura di sirkuit Marina Bay. Pembalap Mercedes tersebut harus menerima hukuman penalti mundur 10 posisi di grid start setelah terpaksa menggunakan komponen mesin baru.
Insiden tersebut terjadi ketika ia sedang berada di posisi ketiga di belakang mobil keselamatan dengan sisa lima lap, sebelum akhirnya terhenti di pintu masuk Tikungan 1 akibat masalah mendadak pada jantung pacunya. Situasi ini membuat tim Silver Arrows harus memasang unit daya baru, yang merupakan alokasi kelima bagi sang pembalap sepanjang musim kompetisi.
Hukuman ini tentu menjadi pukulan berat bagi peluang perebutan gelar juara dunia, mengingat ia kini tertinggal 84 poin dari rekan setimnya yang memimpin klasemen, Kimi Antonelli. Tantangan semakin berat karena karakter sirkuit jalan raya Marina Bay dikenal sangat sulit untuk melakukan aksi menyalip bagi para pembalap yang memulai lomba dari barisan belakang.

Dilansir dari Motorsport.com, pergantian komponen ini sebenarnya terpaksa dipercepat dari jadwal awal tim yang ingin mengambil penalti pada GP Amerika Serikat di Austin. Keputusan tersebut diambil agar bertepatan dengan pemasangan upgrade mesin baru menggunakan sistem ADUO, namun kerusakan di Malaysia memaksa tim mengubah rencana secara drastis.
Wakil prinsipal tim Bradley Lord menjelaskan situasi krusial yang terjadi di garasi ketika masalah tersebut terdeteksi oleh para teknisi. "Ia melaporkan melalui radio di belakang mobil keselamatan dan mengatakan unit dayanya mulai terdengar aneh," ujar Lord. "Kami melihat sensor mulai bermasalah dan jelas kami harus menarik mobil ke pinggir karena terjadi kegagalan."




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!