Pembalap Mercedes, George Russell, secara terbuka mengakui bahwa kecelakaan tunggal yang ia alami pada balapan sprint Grand Prix Singapura merupakan murni kesalahan individunya sendiri. Insiden tersebut tidak hanya membuatnya kehilangan kepemimpinan lomba di atas lintasan basah Marina Bay, tetapi juga berdampak langsung pada performa teknis mobil W17 miliknya sepanjang sesi kualifikasi utama berikutnya.
Memulai balapan dari barisan terdepan di atas trek yang basah akibat diguyur hujan, pembalap asal Inggris tersebut melakukan start yang sangat impresif untuk merebut posisi puncak dari peraih pole position Max Verstappen. Namun, petaka datang ketika ia sedikit melebar saat keluar dari tikungan terakhir Sirkuit Marina Bay, yang membuat bagian belakang mobil kehilangan traksi secara drastis, berputar hebat, dan menghantam tembok pembatas dalam kecelakaan yang mengakhiri peluang kemenangannya.
Meskipun sebelumnya tampil sangat dominan dan mengamankan posisi start kedua dalam sesi kualifikasi sprint, George Russell harus puas tertahan di posisi keenam pada sesi kualifikasi utama. Penurunan performa yang signifikan ini diyakini terjadi akibat para mekanik tim Mercedes harus bekerja ekstra cepat dan dalam tekanan waktu yang ketat untuk merakit ulang mobil Silver Arrow yang mengalami kerusakan parah akibat hantaman dinding pembatas.

"Secara keseluruhan ini adalah hari yang sangat buruk, dan semuanya berawal dari kesalahan saya sendiri," ungkap George Russell ketika mengevaluasi performanya kepada media. "Mobil sama sekali tidak terasa sama. Saya kesulitan dengan kestabilan bagian belakang, ban mengalami overheat, dan semuanya berputar ke arah yang salah. Padahal kemarin semuanya berjalan sempurna."
Analisis tersebut turut didukung oleh Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, yang mengonfirmasi bahwa proses perbaikan mobil diselesaikan tepat di detik-detik akhir tenggat waktu. "Dengan mobil George, pengerjaannya baru selesai di menit-menit terakhir," ujar Toto Wolff kepada media penyiaran. "Komponen lantai mobil kemungkinan besar tidak berada dalam spesifikasi yang semestinya setelah insiden tersebut."
Menatap jalannya balapan utama hari Minggu, tantangan berat dipastikan menanti George Russell. Sanksi penalti mesin akibat kerusakan power unit yang dialaminya pada seri sebelumnya memaksa sang pembalap harus rela memulai lomba dari posisi paling belakang di grid start Sirkuit Marina Bay.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!