Peta persaingan balap motor paling elit di dunia dipastikan mengalami perombakan radikal. Dilansir dari Crash.net, MotoGP secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka akan memperkenalkan dua sesi kualifikasi terpisah dalam format akhir pekan yang direvisi total mulai musim 2027 mendatang.
Sejak balapan Sprint hari Sabtu diperkenalkan pertama kali pada musim 2023, susunan grid untuk kedua balapan ditentukan melalui satu sesi kualifikasi tunggal di Sabtu pagi. Format konvensional tersebut kini resmi diubah untuk menghadirkan tontonan yang jauh lebih dinamis bagi para penggemar di seluruh dunia, mengingat revolusi besar regulasi teknis yang juga akan segera tiba.
Perubahan besar ini ditandai dengan digelarnya sesi kualifikasi Sprint pendek yang akan dilangsungkan tepat pada akhir Jumat sore. Sesi penentu tersebut nantinya akan langsung diikuti oleh sesi latihan bebas yang telah dipangkas durasinya agar para insinyur dan pembalap harus bekerja dengan efisiensi tingkat tinggi demi mencari set-up optimal.

Sementara itu, perebutan grid untuk balapan utama Grand Prix akan tetap mempertahankan format sistem gugur Q1 dan Q2 yang menegangkan pada Sabtu pagi. Kendati demikian, terdapat penyesuaian regulasi yang cukup masif di mana seluruh pembalap kini diwajibkan untuk langsung mengambil bagian di sesi Q1, meniadakan aturan pengecualian bagi mereka yang berada di posisi sepuluh besar pada hari Jumat.
Nantinya, dua belas pembalap tercepat dari sesi Q1 berhak melaju ke babak Q2 untuk berjuang habis-habisan memperebutkan posisi start terdepan atau pole position. Konsekuensi dari perombakan jadwal yang padat ini membuat sesi pemanasan atau warm-up berdurasi sepuluh menit yang biasa digelar sebelum balapan utama harus dihapus secara permanen.
Sebagai gantinya, para pembalap akan diberikan kesempatan untuk melakukan beberapa kali putaran peninjauan atau sighting laps dalam jendela waktu sepuluh menit khusus sebelum balapan MotoGP dimulai. Seluruh transformasi format akhir pekan ini dirancang bertepatan dengan era baru mesin 850cc serta peralihan pemasok ban resmi dari Michelin ke Pirelli.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!