Suasana paddock Ferrari mendadak berubah riuh dan penuh gelak tawa menjelang bergulirnya rangkaian akhir pekan Formula 1. Kedatangan dua pembalap bintang mereka rupanya memicu aksi konyol yang sukses menggemparkan dunia maya setelah mereka secara sengaja mengambil alih seluruh platform digital tim dalam sebuah aksi yang sama sekali tidak terduga oleh para staf humas.
Aksi bajak akun atau yang kerap disebut sebagai pembajakan media sosial ini diprakarsai langsung oleh Charles Leclerc bersama rekan setimnya yang baru bergabung. Selama beberapa jam penuh kekacauan yang menyenangkan di hari media, keduanya mendominasi lini masa dengan mengunggah berbagai konten reels serta foto eksklusif yang berpusat di platform Instagram resmi tim Kuda Jingkrak.
Tidak hanya berhenti pada unggahan video singkat, situasi semakin di luar kendali ketika ikon kuda jingkrak yang legendaris pada foto profil mendadak diganti dengan swafoto atau selfie wajah mereka berdua. Mereka bahkan menyempatkan diri untuk menyapa para penggemar setia Formula 1 secara langsung melalui fitur siaran langsung atau Instagram Lives, di mana Charles Leclerc tidak menyia-siakan kesempatan emas tersebut untuk mempromosikan akun media sosial pribadi miliknya kepada jutaan pengikut.

Kegilaan digital yang berlangsung selama beberapa jam ini sontak memicu kehebohan global di kalangan pencinta motorsport, meninggalkan banyak pengikut dalam ketidakpercayaan total melihat apa yang sedang diunggah oleh salah satu tim paling prestisius di ajang balap jet darat. Namun, semua keseruan tersebut akhirnya harus dihentikan setelah tim mengeluarkan pernyataan resmi bernada jenaka untuk meredakan situasi unik ini.
"Scuderia Ferrari HP mengonfirmasi bahwa, selama dua jam terakhir, dua individu di dalam organisasi telah mendapatkan kontrol tidak sah atas saluran media sosial kami," tulis tim melalui pernyataan resmi. "Selama periode ini, serangkaian keputusan editorial yang sangat meragukan telah dibuat. Termasuk perubahan pada gambar profil kami dan publikasi konten yang tidak melalui prosedur persetujuan standar kami."
Pihak tim menambahkan dengan nada bercanda bahwa para pelaku telah berhasil diamankan dan situasi kini telah sepenuhnya terkendali. "Kami dapat mengonfirmasi bahwa kedua tersangka telah diidentifikasi dan situasi sekarang telah terkendali. Kendali penuh atas akun kami telah dipulihkan. Kami berterima kasih kepada para penggemar atas pengertian mereka selama insiden yang belum pernah terjadi sebelumnya ini."
Berakhir sudah masa-masa seru sebagai admin media sosial dadakan, kini Lewis Hamilton dan rekan setimnya harus mengalihkan fokus total mereka menghadapi ketatnya persaingan di atas lintasan. Setelah menuntaskan sesi latihan bebas dengan catatan waktu yang menjanjikan di posisi kedua dan keempat, keduanya kini berambisi besar untuk mengamankan perolehan poin maksimal demi kejayaan skuad Maranello.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!