Fabio Quartararo mengucapkan salam perpisahan yang penuh rasa syukur setelah Yamaha secara resmi mengumumkan bahwa kerja sama keduanya akan berakhir pada penghujung MotoGP 2026. Setelah delapan musim bersama pabrikan asal Jepang tersebut, juara dunia MotoGP 2021 itu menyebut Yamaha sebagai bagian penting dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Pengumuman tersebut sekaligus menandai berakhirnya salah satu kemitraan paling sukses Yamaha di era MotoGP modern. Quartararo memulai kiprahnya bersama Petronas Yamaha SRT pada 2019 sebelum dipromosikan ke tim pabrikan pada 2021 untuk menggantikan Valentino Rossi. Pada musim yang sama, ia mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP bagi Yamaha, kemudian melanjutkan kebersamaan itu dengan total 11 kemenangan dan 32 podium.
Meski beberapa musim terakhir diwarnai berbagai tantangan performa, Quartararo memilih mengakhiri perjalanannya dengan penuh penghargaan terhadap seluruh orang yang telah mendukungnya sejak awal karier di Yamaha.


"Setelah delapan musim, saatnya bagi saya menutup bab yang sangat penting dalam karier saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Yamaha yang telah memberi saya kesempatan tampil di level tertinggi, mempercayai saya, dan terus mendukung saya selama bertahun-tahun ini."
"Bersama, kami menciptakan begitu banyak momen yang tak terlupakan: satu gelar juara dunia, sebelas kemenangan, podium, pole position, dan yang terpenting, perjalanan luar biasa sebagai pembalap maupun sebagai manusia yang akan selalu saya kenang sepanjang hidup."

Quartararo juga menegaskan bahwa Yamaha memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar tim balap. Baginya, pabrikan Jepang tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan dirinya sebagai pembalap profesional sekaligus pribadi.
"Yamaha bukan sekadar sebuah tim bagi saya. Yamaha adalah bagian dari cerita hidup saya, bagian dari proses saya bertumbuh sebagai pembalap dan sebagai pribadi. Hari ini saya merasa inilah saat yang tepat untuk menerima tantangan baru, memulai lembaran baru, dan terus mendorong diri saya menuju tujuan berikutnya. Terima kasih untuk semuanya. Saya akan selalu bersyukur."
Perpisahan tersebut menjadi penutup sebuah era yang menghadirkan salah satu kisah paling bersejarah bagi Yamaha di MotoGP. Meskipun kedua belah pihak akan berpisah setelah musim 2026 berakhir, warisan yang dibangun Quartararo bersama Yamaha dipastikan akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah pabrikan asal Iwata tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!