Balapan Formula 1 akhirnya kembali ke Malaysia setelah terakhir kali menggelar grand prix pada 2017. Namun, balapan kali ini tetap menggunakan nama Bahrain Grand Prix, meski digelar di Sirkuit Internasional Sepang. Keputusan ini diambil setelah konflik berkepanjangan di Iran membuat GP Bahrain yang semula dijadwalkan April lalu harus dibatalkan dan dipindahkan ke akhir pekan ini.
Seri ini menjadi bagian kedua dari triple-header setelah GP Azerbaijan pekan lalu yang dimenangkan oleh George Russell dari Mercedes. Kini, para pembalap bersiap menghadapi tantangan baru di Sepang, sirkuit yang terkenal dengan cuaca ekstrem dan treknya yang menuntut.
Jadwal balapan akhir pekan ini (2-4 Oktober) dalam waktu BST: FP1 dan FP2 akan digelar Jumat, dilanjutkan FP3 dan Kualifikasi pada Sabtu, lalu balapan pada Minggu. Untuk penggemar di Inggris, Sky Sports F1 akan menayangkan setiap sesi secara langsung, dan bisa juga diakses melalui NowTV. Sementara itu, Channel 4 menyediakan highlight gratis sepanjang musim 2026.

Ramalan cuaca menunjukkan potensi hujan ringan pada Jumat, dan badai petir mungkin terjadi pada Sabtu dan Minggu. Ini mengingatkan pada insiden hujan deras yang pernah mengganggu balapan di Malaysia pada 2009 dan 2012. Hingga kini, belum ada sesi yang sepenuhnya kering pada musim 2026, menambah ketidakpastian.
Bagi yang tidak memiliki langganan TV, F1 TV Pro dapat menjadi alternatif untuk menonton langsung. Di AS, layanan ini dapat diakses melalui Apple TV. Selain itu, Crash.net menyediakan update teks langsung untuk semua sesi trek F1, lengkap dengan laporan dan berita.

Kembalinya F1 ke Malaysia tentu disambut antusias oleh para penggemar setia di sana. Sirkuit Sepang sendiri memiliki sejarah panjang dalam kalender F1, dengan tikungan-tikungan cepat dan trek lurus panjang yang sering menghasilkan aksi seru. Sepang International Circuit terakhir kali menggelar balapan F1 pada 2017, yang saat itu dimenangkan oleh Max Verstappen.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, strategi tim akan menjadi kunci. Ban intermediate dan full wet mungkin akan sering digunakan. Para pembalap juga harus waspada terhadap genangan air yang bisa menyebabkan aquaplaning. Ini akan menjadi ujian bagi kemampuan adaptasi mereka.
Jangan lewatkan aksi seru GP Bahrain 2026 di Sepang. Pastikan Anda menyimak jadwal dan cara menontonnya agar tidak ketinggalan momen-momen penting.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!