Elfyn Evans mengalami kemunduran besar pada etape Sabtu WRC Yunani 2026 setelah ban mobilnya bocor di special stage terakhir, membuat pembalap Toyota Gazoo Racing WRT turun dari posisi kelima ke urutan ketujuh klasemen sementara.
Sebagai pemimpin klasemen kejuaraan, Evans memang tidak menargetkan kemenangan karena harus membuka lintasan pada hari pertama. Namun, sebelum mengalami masalah ban, ia berada di jalur yang tepat untuk mengamankan hasil lima besar sekaligus memperbesar peluang meraih poin tambahan.
"Ban bocor itu datang benar-benar tanpa peringatan. Saat mengerem di tikungan berikutnya, situasinya benar-benar di ambang batas karena saya hampir kehilangan semuanya. Ruangnya sangat sempit untuk menyelamatkan mobil, tetapi pada akhirnya semuanya baik-baik saja."

"Tentu saja rasanya mengecewakan, tetapi cukup banyak pembalap lain yang mengalami hal serupa. Saya bukan satu-satunya."
Insiden tersebut juga berdampak pada strategi Evans untuk Super Sunday. Posisinya yang turun dua peringkat membuatnya harus memulai etape terakhir dari posisi start yang kurang menguntungkan, sehingga peluang meraih poin maksimal menjadi lebih sulit.
Meski demikian, Evans menegaskan fokusnya tetap sama, yakni mengumpulkan sebanyak mungkin poin pada hari terakhir. Dengan masih tersisa lebih dari 80 kilometer kompetitif dan karakter lintasan yang sangat menantang, ia menilai reli masih sepenuhnya terbuka.
"Karakter etape besok akan sangat berbeda. Akan ada lebih banyak bagian berpasir, tetapi juga banyak bebatuan lepas. Apa pun masih bisa terjadi. Saya merasa reli ini masih menyisakan banyak hal."
"Kemungkinan kami tidak akan memperebutkan poin besar besok, tetapi kami akan mengambil apa pun yang bisa didapat. Yang pasti, kami akan memberikan segalanya."



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!