Akhir pekan balapan Formula 1 di Sirkuit Marina Bay Street menorehkan cerita berat bagi Lewis Hamilton. Memulai balapan dari baris kedua grid, juara dunia tujuh kali tersebut harus puas finis di posisi keenam setelah melalui 62 lap yang sangat menguras tenaga fisik dan mental di bawah lampu malam Singapura.
Masalah utama bermula dari keputusan pemilihan ban awal. Pembalap Scuderia Ferrari ini memilih untuk memulai balapan menggunakan ban kompon Medium berdinding kuning. Keputusan tersebut berujung pada degradasi ban yang masif, sebuah kendala serupa yang juga dialami oleh para pembalap lain yang memakai strategi ban yang sama sejak awal start.
Tekanan semakin bertambah ketika tim mencoba mengalihkan strateginya menjadi satu kali pit stop. Kendati demikian, selisih performa kecepatan atau tyre delta dengan para rival terdepan seperti Andrea Kimi Antonelli, Lando Norris, dan Oscar Piastri terbukti terlalu besar untuk bisa dibendung oleh mobil SF-26 miliknya di atas lintasan jalan raya yang sempit.

Selepas melintasi garis finis, pembalap asal Inggris tersebut langsung menyampaikan permintaan maaf melalui radio tim. Ia mengakui secara terbuka bahwa keputusan strategi tersebut merupakan inisiatif pribadinya yang berujung pada hilangnya poin krusial bagi tim pabrikan asal Maranello tersebut dalam perebutan kejuaraan musim 2026 ini.
"Maaf, kawan-kawan. Saya mengecewakan kalian hari ini dengan strategi itu," ujar Hamilton melalui radio tim. "Keputusan saya, dan kita kehilangan poin berharga. Saya akan mencoba menebusnya di balapan berikutnya."
Situasi kian memburuk setelah balapan berakhir ketika pihak tim mengonfirmasi bahwa kondisi fisik sang pembalap mendadak tidak sehat. Hamilton harus dilarikan ke pusat medis FIA untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut setelah turun dari kokpit mobilnya di salah satu sirkuit paling menuntut secara fisik dalam kalender balap.
"Setelah balapan, Lewis merasa tidak enak badan dan telah diperiksa oleh tim medis FIA," kata seorang juru bicara Ferrari. "Ia telah diberikan izin oleh FIA untuk tidak menghadiri sesi media pascabalapan."
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lanjutan mengenai perkembangan kondisi kesehatan sang juara dunia. Fokus Scuderia Ferrari kini beralih pada pemulihan total sang pembalap jelang seri berikutnya di Circuit of the Americas untuk menghadapi Grand Prix Amerika Serikat dalam dua pekan mendatang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!