SPONSORED

Evaluasi Krisis Strategi F1: Lewis Hamilton Didorong Bicara Empat Mata dengan Ferrari 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Evaluasi Krisis Strategi F1: Lewis Hamilton Didorong Bicara Empat Mata dengan Ferrari 2026
TO NEWS OVERVIEW
The Ferrari was struggling with tyre wear at Singapore

Eks-strategis tim Aston Martin, Bernie Collins, meyakini bahwa Lewis Hamilton dan kubu Maranello harus segera duduk bersama untuk melakukan pembicaraan yang sangat pelik menyusul rentetan kesalahan strategi di ajang Formula 1 musim ini. Masalah komunikasi dan perbedaan pendapat di pit wall tampaknya mulai menggerus keyakinan sang juara dunia tujuh kali terhadap skuad Kuda Jingkrak.

Situasi pelik ini bermula ketika rangkaian hasil buruk menghantam sang pembalap asal Inggris tersebut secara beruntun. Keputusan krusial untuk memulai balapan kondisi basah-kering menggunakan ban slick di sirkuit Sepang berbuah kerugian besar di awal lomba, memaksa sang juara kehilangan banyak posisi penting sejak lampu start padam.

Masalah serupa kembali terulang sepekan berselang di sirkuit Marina Bay, di mana strategi balapan berubah menjadi mimpi buruk kedua bagi sang pembalap senior. Terjebak dalam skema dua kali masuk pit, ia bahkan harus mengambil keputusan mandiri dengan menolak arahan tim untuk menyelesaikan stint panjang menggunakan ban kompon lunak hingga akhirnya hanya mampu mengamankan posisi finis keenam.

Sayap Belakang dan Girboks Alpine F1 2024 Dilelang untuk Kolektor
Baca JugaSayap Belakang dan Girboks Alpine F1 2024 Dilelang untuk Kolektor

Menanggapi friksi di atas lintasan tersebut, Collins menyoroti bagaimana dinamika pengambilan keputusan darurat di bawah kendali Virtual Safety Car memperlihatkan adanya celah komunikasi. Kurangnya keselarasan visi antara pembalap dan kru pit membuat momen krusial terbuang sia-sia akibat perdebatan taktis yang memakan waktu.

ADVERTISEMENT

"Fred [Vasseur] tentu keluar setelah balapan dan menyatakan bahwa mereka memang memanggilnya, namun Lewis melewatkan pintu masuk atau mengabaikan panggilan tersebut, tergantung bagaimana Anda melihatnya," ujar Collins dalam siniar Sky Sports F1. Ia menambahkan bahwa sosok sekaliber Lewis tidak mungkin begitu saja lupa melakukan pit stop, sehingga indikasi krisis kepercayaan ini menuntut adanya evaluasi total demi menyelamatkan sisa musim kompetisi.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU