Dinamika bursa transfer teknik Formula 1 kembali memanas setelah CEO McLaren, Zak Brown, memberikan pembaruan signifikan mengenai masa depan insinyur kenamaan, Gianpiero Lambiase. Berdasarkan pernyataan terbaru, sosok yang selama ini dikenal sebagai insinyur balap Max Verstappen di Red Bull tersebut diyakini bisa bergabung lebih cepat ke Woking, bahkan diproyeksikan mulai tahun 2027 mendatang.

Dilansir dari Motorsport.com, Zak Brown berbicara kepada Sky Sports dan menyatakan rasa optimisnya bahwa kepindahan insinyur berpengalaman tersebut dapat terealisasi lebih awal dari jadwal kontrak semula. Pernyataan ini tentu menjadi angin segar bagi skuad kepemimpinan teknis yang kini diarsiteki oleh Andrea Stella, seiring ambisi tim untuk terus mendominasi grid Formula 1.
“Saya optimistis kita akan melihatnya berseragam papaya pada suatu waktu tahun depan,” ujar Zak Brown kepada penyiar tersebut, menegaskan keyakinannya terhadap proses transisi sang insinyur menuju basis operasi tim di Woking.

Sebelumnya pada bulan April tahun ini, skuad asal Inggris tersebut secara resmi mengonfirmasi bahwa Gianpiero Lambiase akan menempati posisi strategis sebagai chief racing officer. Dalam struktur kepemimpinan teknis yang baru nanti, ia akan bertanggung jawab langsung kepada prinsipal tim, Andrea Stella, memperkuat fondasi jangka panjang dalam perburuan gelar juara dunia.
Peran chief racing officer sendiri sebenarnya sudah ada di dalam struktur tim dengan tanggung jawab penuh memimpin operasional balap di lintasan. Tugas krusial ini sebelumnya dirangkap oleh Andrea Stella di samping tanggung jawab utamanya sebagai prinsipal. Kehadiran Lambiase dipastikan akan meringankan beban kerja tersebut sekaligus memberikan ruang bagi Stella untuk fokus penuh pada manajemen strategis tim secara keseluruhan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!