CEO McLaren, Zak Brown, memberikan isyarat kuat bahwa insinyur balap senior Max Verstappen, yakni Gianpiero Lambiase, berpotensi bergabung dengan tim asal Woking tersebut lebih cepat dari jadwal semula. Kepindahan figur kunci yang telah mendampingi karier sang juara dunia asal Belanda selama satu dekade di Red Bull ini awalnya diproyeksikan baru akan terjadi pada musim 2028 mendatang.
Namun, dalam wawancara terbarunya bersama Sky Sports F1, Zak Brown mengonfirmasi bahwa negosiasi dan dinamika internal terus berjalan secara positif. Ia bahkan secara terbuka menyatakan rasa optimisnya bahwa sang insinyur kenamaan asal Inggris tersebut dapat mengenakan seragam oranye pepaya lebih awal dari perkiraan publik paddock Formula 1.
"Saya optimis kita akan melihatnya mengenakan warna pepaya pada suatu waktu tahun depan," ujar Zak Brown kepada Sky Sports F1, memberikan indikasi jelas mengenai percepatan proses transisi posisi kepemimpinan teknis di dalam tubuh tim.

Diskusi intensif antara kedua kubu dilaporkan telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir seiring upaya agresif McLaren untuk memperkuat struktur manajemen balap mereka. Di sisi lain, Red Bull Racing di Milton Keynes telah mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kepergian Gianpiero Lambiase, termasuk dengan menugaskan Tom Hart untuk mendampingi Max Verstappen dalam beberapa sesi latihan bebas musim ini sebagai langkah antisipasi jangka panjang.
Pengumuman resmi awal dari McLaren sebelumnya menyebutkan bahwa Gianpiero Lambiase akan bergabung dengan tim juara dunia tersebut selambat-lambatnya pada tahun 2028 untuk mengisi posisi sebagai Chief Racing Officer. Ia nantinya akan bertanggung jawab langsung kepada Team Principal Andrea Stella, mengambil alih tugas operasional balap yang selama ini diemban rangkap oleh sang prinsipal tim.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!